Selain Ayah Irfan Hakim, Deretan Seleb Ini Diduga Pernah Alami Malpraktik Bahkan Ada yang Meninggal Dunia

Doc: Kolase foto Instagram

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Kasus dugaan malpraktik medis kembali menjadi perhatian publik setelah pengakuan Irfan Hakim yang menyebut ayahnya meninggal dunia akibat kesalahan penanganan medis.

Presenter kondang itu mengungkapkan bahwa pengalaman pahit tersebut meninggalkan luka mendalam bagi keluarganya dan menjadi pelajaran besar tentang pentingnya kehati-hatian dalam memilih layanan kesehatan.

Pengakuan Irfan menambah panjang daftar figur publik dan selebritas yang pernah terseret atau terdampak kasus serupa.

Nanie Darham

Salah satu kasus yang paling menyita perhatian adalah meninggalnya artis lawas Nanie Darham pada Oktober 2023. Nanie mengembuskan napas terakhir setelah menjalani prosedur sedot lemak di sebuah klinik kecantikan di Jakarta Selatan.

Pihak keluarga mencurigai adanya kejanggalan dalam proses operasi tersebut dan melaporkannya ke pihak berwajib. Penyelidikan kemudian melibatkan Majelis Kehormatan Disiplin Kedokteran Indonesia (MKDKI), dengan dugaan keterlibatan tiga dokter dalam tindakan medis yang dilakukan. Kasus ini memicu diskusi luas soal keamanan prosedur kecantikan yang kian marak.

Sukma Ayu

Sebelum itu, publik juga dihebohkan oleh kisah tragis Sukma Ayu, pesinetron yang dikenal lewat sinetron Kecil-Kecil Jadi Manten. Sukma Ayu meninggal dunia pada tahun 2004 setelah mengalami koma selama lima bulan.

Kondisi tersebut diduga terjadi akibat malpraktik saat ia menjalani operasi di sebuah rumah sakit. Kepergiannya di usia muda menjadi salah satu kasus awal yang membuka mata masyarakat terhadap risiko tindakan medis yang tidak sesuai prosedur.

Monica Indah

Di era media sosial, kasus malpraktik juga menimpa figur digital. Monica Indah, seorang selebgram, menjadi korban setelah menjalani prosedur filler payudara. Kasus ini terungkap pada Maret 2021 dan ditangani oleh Polres Metro Jakarta Utara.

Monica mengalami komplikasi serius yang diduga akibat prosedur yang tidak aman, sehingga kembali menegaskan bahwa tindakan estetika tetap memiliki risiko medis tinggi.

Memeflome

Kasus lain datang dari seorang influencer TikTok yang dikenal dengan nama “Memeflome”. Ia dilaporkan mengalami kejang selama 12 jam hingga berujung kelumpuhan setelah menjalani prosedur kecantikan.

Dugaan sementara mengarah pada overdosis obat bius. Memeflome sempat koma selama satu bulan dan hingga kini masih menjalani terapi intensif untuk memulihkan kondisinya.

Terbaru, pengakuan Irfan Hakim tentang ayahnya yang diduga meninggal akibat malpraktik kembali mengingatkan publik bahwa kasus seperti ini tidak memandang status sosial.

Rangkaian peristiwa tersebut menyoroti pentingnya memastikan legalitas klinik, sertifikasi dokter, serta pemahaman risiko sebelum menjalani tindakan medis apa pun. Kesadaran dan kehati-hatian menjadi kunci agar tragedi serupa tidak terus berulang.***

Kirim
Tulisan Terkait
FAVORIT PEMBACA

TERBARU
PILIHAN