Program Makan Bergizi Gratis Tetap Berjalan Selama Ramadan 2025, BGN Pastikan Hak Gizi Anak Terpenuhi

Rabu, 24 Des 2025, 18:00 WIB

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dipastikan tetap berjalan selama bulan suci Ramadan 2025. Kepastian tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, yang menegaskan bahwa puasa tidak menjadi alasan untuk menghentikan pelayanan publik, khususnya dalam pemenuhan hak dasar masyarakat terhadap makanan bergizi.

Dalam keterangannya, Dadan menjelaskan bahwa selama sekolah masih menjalankan kegiatan belajar mengajar, maka program MBG tetap dilaksanakan. Namun, mekanisme pelaksanaannya akan disesuaikan dengan kondisi Ramadan agar tetap menghormati siswa yang menjalankan ibadah puasa.

Ket. Foto: — Sumber: Instagram/@kabar.mbg

“Tetap dilaksanakan. Jadi kalau sekolah masuk, maka program makan bergizi gratis tetap dilaksanakan, tapi mekanismenya beda seperti hari biasa, di mana kita akan berikan makan bergizi itu untuk dibawa pulang,” ujar Dadan, dikutip Kucantik.com dari laman Instagram @pembasmi.kehaluan.reall, Rabu (24/12).

Skema Fleksibel

Skema tersebut dirancang agar fleksibel dan inklusif. Bagi siswa yang menjalankan puasa, makanan bergizi yang diberikan dapat dibawa pulang dan dikonsumsi saat waktu berbuka puasa bersama keluarga di rumah.

Sementara itu, bagi siswa yang tidak menjalankan puasa, makanan tetap bisa dikonsumsi di sekolah dengan cara yang tidak mencolok, atau dimakan di rumah. “Jadi untuk yang puasa bisa dimakan saat buka, untuk yang tidak puasa bisa dimakan sembunyi di sekolah atau di rumah,” tambahnya.

Pastikan Kebutuhan Gizi Terpenuhi

Kebijakan ini menunjukkan komitmen negara dalam menjaga keberlanjutan program MBG sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas gizi anak-anak Indonesia.

Pemerintah menilai bahwa Ramadan tidak seharusnya menjadi penghalang bagi layanan publik untuk tetap hadir, terutama bagi kelompok rentan seperti anak usia sekolah yang membutuhkan asupan gizi seimbang setiap hari.

Keberlanjutan MBG selama Ramadan juga dinilai penting untuk menjaga konsistensi pola makan bergizi siswa. Pasalnya, perubahan jadwal makan selama bulan puasa berpotensi memengaruhi asupan nutrisi anak jika tidak diantisipasi dengan baik. Dengan skema membawa pulang makanan, diharapkan manfaat program tetap dirasakan secara optimal tanpa mengganggu kekhusyukan ibadah.

Meski demikian, hingga saat ini Kepala BGN belum menyampaikan skema pelaksanaan MBG untuk Ramadan 2026. Pemerintah menyatakan bahwa kebijakan untuk tahun berikutnya akan diumumkan setelah dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program MBG selama Ramadan 2025. Evaluasi tersebut mencakup efektivitas distribusi, penerimaan siswa dan orang tua, serta dampak program terhadap pemenuhan gizi anak.

Dengan adanya evaluasi tersebut, pemerintah berharap dapat menyempurnakan pelaksanaan MBG di masa mendatang. Program ini diharapkan tidak hanya berkelanjutan, tetapi juga semakin adaptif terhadap kondisi sosial dan budaya masyarakat, termasuk pada momen-momen keagamaan seperti bulan Ramadan.***

  • MBG di bulan puasa

Redaktur: Weti Aprianti

Penulis: Weti Aprianti

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.