Sudah Diet Ketat dan Olahraga Tapi BB Sulit Turun? Bisa Jadi Ini Penyebabnya!
Selasa, 23 Des 2025, 06:00 WIBJAKARTA, KUCANTIK.COM - Berat badan yang tak kunjung turun meski sudah diet dan rutin olahraga sering kali membuat frustrasi.
Banyak orang merasa sudah berusaha keras, mengurangi porsi makan, memilih makanan sehat, hingga berkeringat di gym namun angka di timbangan tetap sama. Kondisi ini sebenarnya cukup umum dan bisa disebabkan oleh berbagai faktor yang sering luput disadari.
Kalori Tidak Terkontrol
Salah satu penyebab paling umum adalah asupan kalori yang tidak terkontrol. Tanpa disadari, kalori bisa datang dari sumber tersembunyi seperti saus salad, minuman manis, kopi susu, camilan kecil, atau âcheat mealâ yang terlalu sering.
Bahkan makanan yang dianggap sehat tetap bisa tinggi kalori jika porsinya berlebihan. Ketidakseimbangan antara kalori yang masuk dan dibakar inilah yang membuat berat badan sulit turun.
Selain itu, pilihan makanan yang kurang tepat juga berpengaruh besar. Diet yang rendah serat dan protein tetapi tinggi karbohidrat olahan dapat membuat cepat lapar dan memicu ngemil.
Serat membantu kenyang lebih lama dan melancarkan pencernaan, sementara protein berperan penting dalam menjaga massa otot dan meningkatkan metabolisme. Tanpa komposisi nutrisi yang seimbang, diet menjadi kurang efektif.
Olahraga Kurang Variatif
Dari sisi aktivitas fisik, jenis olahraga yang kurang bervariasi sering menjadi penyebab. Banyak orang terlalu fokus pada kardio seperti lari atau bersepeda, tetapi mengabaikan latihan beban.
Padahal, latihan beban membantu membangun otot, dan otot membakar lebih banyak kalori bahkan saat tubuh beristirahat. Terlalu banyak kardio tanpa diimbangi latihan kekuatan juga bisa membuat tubuh beradaptasi sehingga pembakaran lemak melambat.
Kurang tidur dan stres juga memainkan peran besar. Tidur yang tidak cukup dan stres berkepanjangan meningkatkan hormon kortisol. Hormon ini dapat memicu penyimpanan lemak, terutama di area perut, serta meningkatkan nafsu makan. Inilah alasan mengapa manajemen stres dan kualitas tidur sama pentingnya dengan diet dan olahraga.
Kurang Minum Air Putih
Faktor lain yang sering diremehkan adalah kurang minum air putih. Dehidrasi ringan saja dapat mengganggu metabolisme dan membuat tubuh lebih sulit membakar lemak. Selain itu, terlalu banyak duduk di luar jam olahraga juga berpengaruh. Meski sudah berolahraga satu jam, tetapi sisa waktu dihabiskan dengan duduk, pembakaran kalori harian tetap rendah.
Terakhir, ada kondisi tertentu seperti fase plateau, di mana tubuh beradaptasi dengan pola diet dan olahraga sehingga metabolisme melambat. Dalam beberapa kasus, kondisi medis seperti gangguan tiroid atau PCOS juga dapat menghambat penurunan berat badan.
Solusinya adalah melakukan evaluasi menyeluruh, cek kembali pola makan, variasikan olahraga, perbaiki tidur, kelola stres, dan pastikan hidrasi cukup. Jika berat badan tetap tidak turun, konsultasi dengan ahli gizi atau dokter sangat dianjurkan untuk mendapatkan pendekatan yang lebih tepat dan aman.***
- Diet
- defisit kalori
Redaktur: Weti Aprianti
Penulis: Weti Aprianti
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.