Tradisi Pasangan 1 Januari Dispatch Terbongkar, Tak Mungkin Artis HYBE?

Doc: Koreaboo

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Dispatch kembali menjadi pusat perhatian publik jelang pergantian tahun. Media Korea Selatan yang dikenal tajam membongkar berbagai isu sensitif ini memang memiliki satu tradisi yang selalu dinanti dan sekaligus ditakuti para selebriti, pengungkapan “New Years Couple Dispatch”.

Sejak 2000, setiap awal tahun terasa belum lengkap tanpa kejutan pasangan selebriti yang tiba-tiba terkuak ke publik.

Tradisi ini bermula dari terungkapnya hubungan aktor Yoo Hae Jin dan aktris Kim Hye Soo, yang kemudian membuka jalan bagi deretan pasangan fenomenal lainnya. Sejak saat itu, netizen seolah menjadikan tanggal 1 Januari sebagai “hari panen gosip nasional”, yang mana spekulasi, tebakan, dan harapan akan pasangan besar terus bermunculan.

Belakangan ini, sebuah unggahan viral di media sosial kembali memantik diskusi panas. Warganet ramai membahas siapa yang berpotensi menjadi New Years Couple Dispatch berikutnya. Tak sedikit yang mengungkit pasangan legendaris di masa lalu dan berharap ada pengungkapan yang selevel Jennie BLACKPINK dan Kai EXO atau bahkan lebih mengejutkan.

Namun, di tengah euforia tersebut, satu detail penting justru mencuri perhatian dan memicu kontroversi besar.

Seorang netizen menyadari fakta mencengangkan, tak satu pun New Years Couple Dispatch berasal dari HYBE Labels. Padahal, Dispatch tercatat pernah membongkar hubungan selebriti dari agensi raksasa lain, termasuk SM, YG, dan JYP, yang dikenal sebagai Big 3.

Jennie BLACKPINK dan Kai EXO menjadi pasangan ikonik New Years Couple 2019, sementara hubungan Jihyo TWICE dan Kang Daniel juga terungkap media yang sama.

Temuan ini langsung memicu teori konspirasi. Banyak netizen menuding HYBE diduga membayar Dispatch agar tidak merilis kabar kencan artis-artisnya. Tuduhan tersebut semakin liar dengan klaim praktik semacam ini sudah berlangsung lama, bahkan sebelum HYBE berkembang sebesar sekarang. Bagi sebagian warganet, ini dianggap sebagai bukti kekuatan uang mampu mengendalikan narasi media.

Namun, tidak semua sepakat dengan tudingan tersebut. Ada pula suara yang mencoba meluruskan persepsi. Seorang mantan manajer grup KPop menyebut praktik menutup berita bukanlah hal baru di industri hiburan. Menurutnya, perusahaan yang peduli pada artisnya akan berupaya melindungi privasi, sementara yang tidak siap menanggung risiko harus menerima konsekuensi pemberitaan.

Menariknya, perdebatan ini juga memunculkan kubu pembela HYBE. Banyak penggemar justru menilai, jika benar HYBE berusaha mencegah pemberitaan kencan, itu adalah langkah yang patut diapresiasi. Mereka menilai privasi artis seharusnya dihormati, bukan dijadikan konsumsi publik demi sensasi tahunan.

Kini, tradisi New Years Couple Dispatch Dispatch tak lagi sekadar soal pasangan selebriti. Tradisi ini berkembang menjadi simbol perdebatan tentang etika media, kekuatan agensi besar, dan hak privasi idola.

Apakah Dispatch akan kembali mengejutkan publik di awal 2026, atau justru mempertahankan pola lama yang memicu kecurigaan?

Kirim
Tulisan Terkait
FAVORIT PEMBACA

TERBARU
PILIHAN