Ogah Ceraikan Salah Satu, Insanul Fahmi Kukuh Ingin Beristri 2 Sekaligus

Doc: Kolase foto Instagram

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Insanul Fahmi kembali tampil ke hadapan publik di tengah polemik rumah tangganya yang belum mereda. Setelah lama menjadi perbincangan akibat konflik dengan Wardatina Mawa dan kedekatannya dengan Inara Rusli, Insan akhirnya angkat bicara mengenai posisinya saat ini.

Dalam pengakuannya, ia menyebut masih memperjuangkan kedua perempuan yang ia sebut sebagai istrinya karena ingin bersikap adil.

Masih Chat Keduanya

Dalam siaran pers yang dilakukannya, pria berdarah Medan ini menyampaikan bahwa hingga saat ini dirinya masih menjalin komunikasi dengan keduanya. Ia mengklaim tidak memutus hubungan dengan salah satu pihak dan memilih menjalani semuanya secara bersamaan.

“Kalau saat ini kita jalani dua-duanya, alhamdulillah masih chat-chatan sama dua-duanya. Sama Inara sama Mawa chat-chatan,” ujar Insan, dikutip Kucantik.com, Minggu (21/12).

Lebih lanjut, Insan menegaskan bahwa dirinya merasa memiliki kewajiban moral untuk memperjuangkan keduanya. Menurutnya, prinsip keadilan menjadi alasan utama ia tidak ingin meninggalkan salah satu pihak.

“Dua-duanya aku perjuangin kan harus adil kan, harus (mencintai keduanya),” ucapnya, yang kemudian memantik beragam reaksi dari publik.

Dalih Ingin Adil

Pernyataan tersebut langsung menuai sorotan tajam warganet. Banyak yang menilai bahwa konsep keadilan yang disampaikan Insan justru terkesan sepihak dan problematis, mengingat konflik rumah tangga yang sebelumnya telah diungkap ke ruang publik. Sebagian netizen mempertanyakan bagaimana keadilan bisa ditegakkan jika salah satu pihak justru merasa dikhianati dan terluka.

Tak sedikit pula yang menyoroti penggunaan istilah “memperjuangkan” yang dinilai bertolak belakang dengan kondisi nyata di lapangan.

Publik mengingat kembali berbagai pengakuan Mawa yang menyebut dirinya tidak pernah mengetahui atau menyetujui praktik poligami yang dilakukan Insan. Hal ini membuat klaim keadilan yang disampaikan Insan dipertanyakan validitasnya.

Di sisi lain, Insan tampak berusaha membangun narasi bahwa dirinya berada di posisi sulit. Ia ingin menunjukkan bahwa pilihannya bukan karena ingin menghindar dari tanggung jawab, melainkan justru karena merasa harus menanggung semuanya. 

Hingga kini, baik Mawa maupun Inara belum memberikan tanggapan langsung atas pernyataan terbaru Insan. Namun publik menilai, pengakuan Insan yang muncul di tengah situasi sensitif justru mempertegas bahwa konflik ini masih jauh dari kata selesai.***

Kirim
Tulisan Terkait
FAVORIT PEMBACA

TERBARU
PILIHAN