Definisi Beban Keluarga? Rumah Resbob Digerudug Ribuan Massa Imbas Hinaan Pada Suku Sunda
JAKARTA, KUCANTIK.COM - Nama YouTuber Adimas Firdaus yang lebih dikenal dengan sebutan Resbob mendadak menjadi perbincangan hangat publik.
Ia viral usai ucapannya dalam sebuah siaran langsung dinilai menghina suku Sunda sekaligus menyinggung penggemar klub sepak bola asal Bandung.
Pernyataan tersebut sontak memicu kemarahan masyarakat, khususnya dari kalangan Sunda yang merasa dilecehkan secara terbuka.
Cuplikan video ucapan Resbob dengan cepat menyebar luas di media sosial. Dalam tayangan tersebut, ia diduga melontarkan kalimat bernada merendahkan yang menyasar suku Sunda serta fanatisme pendukung klub sepak bola Bandung. Reaksi keras pun bermunculan, mulai dari kecaman warganet hingga aksi nyata di lapangan.
Rumah Digeruduk Massa

Tak lama setelah video itu viral, beredar pula rekaman yang memperlihatkan kediaman Resbob didatangi massa. Mereka menuntut agar sang YouTuber bertanggung jawab dan diproses secara hukum atas pernyataannya.
Massa yang hadir menyuarakan kekecewaan dan kemarahan, bahkan sebagian di antaranya melontarkan ancaman akan melakukan tindakan lebih tegas jika aparat tidak segera mengambil langkah hukum.
Situasi tersebut membuat nama Resbob kian disorot. Publik menilai ucapannya telah melampaui batas kebebasan berpendapat karena menyentuh ranah SARA.
Banyak pihak mengingatkan bahwa pernyataan yang mengandung penghinaan terhadap suku atau kelompok tertentu berpotensi memecah persatuan dan tidak bisa dianggap sebagai candaan semata.
Rekomendasi juga buat kamu:
Permintaan Maaf
Di tengah tekanan publik yang semakin besar, Resbob akhirnya angkat bicara. Melalui akun TikTok pribadinya, ia menyampaikan klarifikasi sekaligus permintaan maaf. Ia mengaku tidak menyangka bahwa kata-kata tersebut bisa keluar dari mulutnya saat melakukan streaming di Surabaya beberapa waktu lalu.
Dalam pernyataannya, Resbob mengatakan dirinya merasa berkewajiban untuk meluruskan sekaligus meminta maaf atas ucapannya yang menyinggung suku Sunda.
Ia menyebut telah diingatkan oleh banyak pihak bahwa perkataannya memberi stigma negatif terhadap suku tertentu. Resbob pun mengaku masih sulit mempercayai bahwa ucapan tersebut benar-benar terlontar darinya.
Ia menegaskan permohonan maafnya secara terbuka dan tulus, baik secara lahir maupun batin. Resbob berharap masyarakat Sunda di mana pun berada berkenan memaafkan kesalahannya dan mendoakannya agar bisa menjadi pribadi yang lebih baik.
Secara khusus, ia juga menyampaikan permintaan maaf kepada keluarga, termasuk ibu sambungnya, serta kepada sosok kiai yang ia hormati, Prof. Dr. KH Asep Saifuddin Chalim, yang menurutnya merupakan figur yang ia ingin banggakan.
Kasus ini menjadi pengingat keras bahwa figur publik, terutama kreator konten, memiliki tanggung jawab besar atas setiap ucapan yang disampaikan di ruang publik. Apa yang dianggap sepele bisa berdampak luas dan memicu konflik sosial jika tidak disampaikan dengan bijak.***
Komentar (0)
Belum ada komentar untuk Definisi Beban Keluarga? Rumah Resbob Digerudug Ribuan Massa Imbas Hinaan Pada Suku Sunda .
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!