Sempet-Sempetnya, Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya Diduga Goda Jurnalis Saat Digiring ke Rutan KPK

Jum'at, 12 Des 2025, 19:30 WIB

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Proses penahanan Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya menjadi sorotan publik bukan hanya karena status hukumnya sebagai tersangka kasus suap dan gratifikasi, tetapi juga akibat tindakan tak terduga yang ia lakukan di hadapan awak media.

Momen itu terjadi ketika Ardito digiring menuju Rumah Tahanan Negara (Rutan) KPK Cabang Gedung Pusat Edukasi Antikorupsi atau C1, tak lama setelah konferensi pers resmi Komisi Pemberantasan Korupsi berakhir.

Ket. Foto: — Sumber: Kolase foto Instagram

Awalnya, Ardito bersama empat tersangka lain ditampilkan dalam konferensi pers yang digelar KPK. Mereka diperlihatkan lengkap dengan rompi oranye khas tahanan lembaga antirasuah.

Beberapa waktu setelah konferensi pers selesai, para petugas bersiap membawa mereka menuju kendaraan tahanan. Suasana kala itu semestinya serius, mengingat kelima orang tersebut baru saja ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi yang berawal dari laporan masyarakat dan dilanjutkan dengan rangkaian pemeriksaan hingga operasi tangkap tangan (OTT).

Namun, di tengah momen serius itu, perhatian publik justru tertuju pada interaksi singkat antara Ardito dan seorang jurnalis perempuan. Ketika salah satu wartawan bertanya apakah ia ingin memberikan pernyataan tambahan, Ardito malah menanggapi dengan komentar yang tak relevan dengan situasinya. D

Dengan nada santai, ia berkata, “Kamu cantik hari ini,” sebelum masuk ke mobil tahanan. Ucapan tersebut langsung membuat suasana sekitar hening sesaat, sementara beberapa jurnalis terlihat terkejut dan mengalihkan fokus kamera ke arah Ardito.

Picu Reaksi Keras

Gestur yang dianggap menggoda itu memicu berbagai reaksi dari masyarakat. Banyak yang menilai tindakan Ardito tidak pantas, mengingat ia tengah menghadapi kasus hukum yang serius dan berada dalam situasi resmi penegakan hukum.

Sebaliknya, ada pula yang menganggap pernyataan itu sebagai upaya mempertahankan ketenangannya atau sekadar refleks spontan. Namun demikian, komentar tersebut tetap dianggap melenceng dari etika pejabat publik, terlebih karena dilontarkan kepada jurnalis yang sedang bertugas.

Di balik insiden itu, kasus yang menjerat Ardito sendiri melibatkan dugaan suap dan gratifikasi yang disebut-sebut berkaitan dengan sejumlah proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah. KPK menahan Ardito bersama empat orang lainnya setelah menemukan bukti awal yang dinilai cukup kuat dari rangkaian pemeriksaan sebelumnya.

Penetapan tersangka ini menunjukkan adanya dugaan kuat bahwa telah terjadi aliran dana yang melibatkan pihak-pihak tertentu demi kepentingan pribadi maupun politik.

Peristiwa Ardito menggoda jurnalis di tengah proses hukum membuat kasus ini semakin menjadi perhatian publik. Selain menyoal korupsi, masyarakat kini juga membahas bagaimana seorang pejabat publik menunjukkan sikap dan integritasnya saat berhadapan dengan hukum.

Insiden singkat itu menjadi pengingat bahwa setiap tindakan, sekecil apa pun, dapat memengaruhi citra seorang pejabat, terutama ketika tengah berada dalam sorotan tajam publik dan media.***

  • Bupati Lampung Tengah
  • Ardito Wijaya

Redaktur: Weti Aprianti

Penulis: Weti Aprianti

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.