Selain Kaya Vitamin D, Intip Sejuta Manfaat Berjemur di Pagi Hari untuk Kesehatan

Doc: Freepik

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Berjemur di pagi hari telah lama dikenal sebagai kebiasaan sederhana yang memberikan banyak manfaat bagi kesehatan tubuh.

Paparan sinar matahari pagi, terutama sebelum pukul 10.00, mengandung spektrum cahaya yang lebih lembut dan aman bagi kulit dibandingkan sinar di siang hari. Aktivitas ini tidak hanya meningkatkan vitalitas fisik, tetapi juga berdampak positif pada kesehatan mental.

Salah satu manfaat utama berjemur adalah membantu tubuh memproduksi vitamin D. Vitamin ini penting untuk penyerapan kalsium dan fosfor, dua mineral yang berperan besar dalam pembentukan dan pemeliharaan tulang.

Kekurangan vitamin D dapat meningkatkan risiko osteoporosis, nyeri otot, hingga gangguan sistem imun. Dengan berjemur sekitar 10–15 menit setiap pagi, tubuh dapat memproduksi vitamin D dalam jumlah yang cukup untuk kebutuhan harian.

Keseimbangan Hormon

Selain itu, sinar matahari pagi juga memiliki efek positif terhadap keseimbangan hormon, terutama hormon serotonin. Serotonin dikenal sebagai hormon yang berperan dalam meningkatkan suasana hati, fokus, dan rasa tenang. Paparan cahaya alami di pagi hari dapat menurunkan risiko stres, kecemasan, dan bahkan depresi ringan.

Tidak heran jika banyak pakar kesehatan menyarankan untuk memulai hari dengan aktivitas di luar ruangan agar tubuh dan pikiran lebih segar.

Berjemur juga bermanfaat untuk mengatur ritme sirkadian, yaitu jam biologis tubuh yang mengatur pola tidur dan energi harian. Ketika tubuh menerima cahaya matahari di pagi hari, sistem otak mendapatkan sinyal bahwa hari telah dimulai, sehingga produksi hormon melatonin hormon pemicu rasa kantuk menurun.

Dampaknya, seseorang akan merasa lebih waspada di siang hari dan lebih mudah tidur di malam hari. Rutinitas ini sangat membantu bagi mereka yang sering mengalami insomnia atau pola tidur tidak teratur.

Manfaat lainnya adalah peningkatan pada sistem kekebalan tubuh. Paparan sinar matahari dalam dosis wajar dipercaya dapat meningkatkan fungsi sel-sel imun, sehingga tubuh lebih siap melawan infeksi.

Beberapa studi juga menunjukkan bahwa vitamin D berperan dalam menurunkan risiko penyakit autoimun dan infeksi pernapasan.

Kesehatan Kulit

Tidak hanya itu, berjemur pagi memberikan efek baik bagi kesehatan kulit. Sinar UVB dalam jumlah kecil dapat membantu meredakan beberapa kondisi kulit seperti psoriasis dan eksim.

Namun, tentu saja perlu diperhatikan agar tidak berlebihan, karena terlalu lama terpapar sinar matahari dapat memberikan efek sebaliknya.

Agar mendapatkan manfaat optimal, disarankan untuk berjemur antara 10–20 menit, dua hingga tiga kali seminggu, tanpa penggunaan sunscreen di area kulit yang terpapar. Hindari berjemur saat sinar matahari sudah terlalu terik untuk mencegah iritasi atau kerusakan kulit.

Dengan meluangkan waktu sejenak untuk menikmati sinar matahari pagi, kita dapat menjaga kesehatan tubuh sekaligus meningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan. Berjemur adalah langkah mudah namun efektif untuk mendukung gaya hidup sehat.***

Kirim
Tulisan Terkait
FAVORIT PEMBACA

TERBARU
PILIHAN