Simon Cowell Buka Suara soal Kematian Liam Payne: Saya Tidak Merasa Bersalah

Senin, 08 Des 2025, 16:45 WIB

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Simon Cowell menegaskan bahwa dirinya tidak merasa bersalah atas kematian Liam Payne, mantan personel One Direction, yang meninggal dunia tahun lalu di usia 31 tahun setelah terjatuh dari balkon hotel di Argentina.

Tragedi ini sempat menimbulkan kritik terhadap program pencarian bakat yang dijalankan Cowell, tetapi sang produser menegaskan bahwa ia tidak memiliki rasa bersalah terkait insiden tersebut.

Ket. Foto: Simon Cowell dan Liam Payne — Sumber: Tangkapan Layar

Dalam wawancara eksklusif dengan Daily Mail, Cowell menjelaskan pertemuannya dengan orang tua Liam beberapa bulan setelah tragedi itu.

“Tidak bersalah. Ketika akhirnya saya bertemu dengan orang tuanya beberapa bulan kemudian, kami tentu membicarakan hal ini. Baik ibu maupun ayahnya mengatakan bahwa musik adalah passion Liam. Momen paling membanggakannya adalah ketika ia lolos The X Factor untuk kedua kalinya,” ujar Cowell.

Cowell menekankan bahwa keputusan Liam untuk kembali mengikuti ajang tersebut mencerminkan tekad dan dedikasinya terhadap musik.

“Faktanya, dia kembali mengikuti audisi menunjukkan banyak hal tentang dirinya. Jadi saya tidak tahu apa jawaban untuk pertanyaan itu,” kata Cowell.

Ia menambahkan, “Saya tidak merasa bersalah, karena Anda tidak bisa menebak takdir seseorang. Yang saya tahu, ia sangat bangga dengan pencapaiannya. Itu sangat berarti baginya. Dia benar-benar ingin dikenal dan sukses. Dan saya pikir berada di dalam grup adalah hal terbaik baginya.”

Cowell juga mengenang momen ketika ia mengetahui kabar duka tersebut saat sedang syuting Britain’s Got Talent di Blackpool.

“Saya sedang di Blackpool, syuting Britain’s Got Talent. Seseorang dari tim saya masuk ke ruangan. Begitu saya melihat wajahnya, saya tahu ia sangat terpukul. Tidak ada yang memengaruhi saya sedalam itu sejak saya kehilangan ibu dan ayah. Saya masih ingat rasanya, dan ini hampir serupa,” ungkap Cowell.

Ia melanjutkan, “Saya tidak bisa mempercayainya. Yang saya ingat hanya berkata, ‘Saya harus berbicara dengan orang tuanya.’ Syukurlah, saya bisa langsung berbicara dengan mereka.”

Cowell menggambarkan perasaannya pada saat itu sebagai pengalaman yang sangat mengerikan.

“Itu benar-benar mengerikan. Saya membayangkan diri saya di posisi mereka. Mereka hancur. Saya pun hancur. Saya hanya berkata, ‘Kita harus saling menguatkan,’” katanya.

Dampak emosional dari kematian Liam membuat Cowell memutuskan untuk menjauh sejenak dari tunangannya, Lauren Silverman, dan putra mereka, Eric, yang kini berusia 11 tahun.

“Saya bilang, ‘Saya harus pergi sendirian beberapa hari.’ Tempat pribadi, seperti sebuah retret, di mana saya bisa benar-benar mematikan semuanya. Saya bermeditasi dan merenung, karena saya sangat terpukul. Lalu akhirnya Anda harus kembali lagi ke kehidupan seperti biasa,” tuturnya.

Melalui pernyataan dan kenangannya, Cowell menegaskan bahwa dirinya tidak memikul rasa bersalah atas tragedi yang menimpa Liam, dan tetap menghormati perjalanan serta pencapaian sang musisi selama hidupnya.

  • Simon Cowell
  • Kematian Liam Payne

Redaktur: Fitrya A Kusumah

Penulis: Fitrya A Kusumah

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.