Kembali Viral Ucapan Ani Yudhoyono tentang '1 Pohon 1 Kelahiran', Warisan Tak Ternilai untuk Keluarga serta Lingkungan

Jum'at, 05 Des 2025, 16:30 WIB

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Kalimat sederhana “saya mengkampanyekan 1 pohon untuk setiap 1 kelahiran” menjadi salah satu pesan penuh makna dari mendiang Ani Yudhoyono, istri Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono.

Di balik kata-kata tersebut tersimpan filosofi tentang cinta, kehidupan, dan kepedulian terhadap alam, sebuah nilai yang terus dikenang hingga kini.

Ket. Foto: — Sumber: Instagram/@annisayudhoyono

Ani Yudhoyono dikenal sebagai sosok yang lembut, perhatian, dan memiliki kedekatan mendalam dengan keluarga. Salah satu wujud kasih sayangnya adalah tradisi menanam pohon setiap kali ada kelahiran anggota keluarga baru.

Bagi beliau, tumbuhnya pohon melambangkan perjalanan seorang anak sejak lahir, bertumbuh, dan memberi manfaat bagi sekitarnya.

Pohon sebagai Simbol Kehidupan

Kisah ini kembali mencuat melalui unggahan terbaru sang menantu, Annisa Pohan. Dalam unggahan tersebut, Annisa memperlihatkan salah satu pohon kenari yang ditanam khusus untuk cucunya, Almira Tunggadewi Yudhoyono.

Pohon tersebut diberi nama “Kenari Aira”, mengikuti nama sang cucu, seolah mengabadikan kehadiran Almira melalui sebuah kehidupan baru di alam.

Tradisi ini bukan hanya dilakukan sekali. Ketika cucu lain hadir, yakni Airlangga, putra Edhie Baskoro Yudhoyono, Ani Yudhoyono kembali menanam pohon sebagai penanda kelahirannya.

Kali ini ia memilih pohon manggis yang diberi nama “Manggis Airlangga”. Dengan penuh kebanggaan, beliau pernah berkata:

“Waktu Airlangga, saya tanamkan pohon manggis, ‘manggis Airlangga’.”

Melalui cara sederhana namun bermakna inilah, Ani Yudhoyono menghadirkan sebuah bentuk perayaan kelahiran yang tidak hanya penuh cinta, tetapi juga bermanfaat bagi lingkungan.

Makna Filosofis di Balik Tradisi “1 Pohon 1 Kelahiran”

Bagi banyak orang, kelahiran bayi dirayakan dengan pesta atau pemberian hadiah. Namun bagi Ani Yudhoyono, kelahiran adalah momen untuk memberi kembali pada bumi. Pohon-pohon yang ia tanam bukan sekadar simbol, melainkan doa agar sang cucu tumbuh kuat, teduh, dan bermanfaat layaknya pohon bagi kehidupan.

Tradisi ini juga menjadi pengingat bahwa hubungan keluarga dan alam tidak bisa dipisahkan. Setiap generasi yang tumbuh idealnya turut memberi kehidupan baru pada lingkungan sekitarnya.

Manfaat Menanam Pohon untuk Lingkungan

Apa yang dicontohkan Ani Yudhoyono membawa pesan besar, terutama di tengah tantangan lingkungan saat ini. Menanam pohon memberikan manfaat nyata, antara lain:

1. Menghasilkan Oksigen

Pohon merupakan produsen oksigen alami, unsur utama bagi kehidupan makhluk hidup. Satu pohon dewasa dapat menghasilkan oksigen untuk dua orang setiap hari.

 2. Mengurangi Polusi Udara

Daun pohon menyerap karbon dioksida, debu, hingga zat berbahaya seperti sulfur dioksida. Semakin banyak pohon, semakin bersih udara yang kita hirup.

3. Menjaga Sumber Air

Akar pohon membantu penyerapan air ke tanah sehingga mengurangi risiko banjir dan menjaga cadangan air tanah.

4. Menjaga Keanekaragaman Hayati

Pohon menjadi habitat bagi burung, serangga, dan berbagai makhluk hidup lainnya, sehingga ekosistem tetap seimbang.

5. Mengurangi Efek Pemanasan Global

Pohon menyerap karbon, gas penyebab pemanasan global sehingga membantu menekan dampak perubahan iklim.***

  • Ani Yudhoyono

Redaktur: Weti Aprianti

Penulis: Weti Aprianti

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.