Cara Melancarkan ASI Selain dengan Konsumsi Sayur Katuk

Kamis, 04 Des 2025, 16:30 WIB

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Produksi ASI yang melimpah merupakan harapan hampir semua ibu menyusui. Selama ini sayur katuk dikenal sebagai makanan penambah ASI, namun faktanya ada banyak strategi dan pilihan lain yang tak kalah efektif untuk merangsang produksi asi.

Mulai dari pengaturan pola makan, pola tidur, hingga teknik menyusui yang tepat dapat menjadi kunci keberhasilan menyusui tanpa stres. Berikut beberapa cara yang terbukti membantu melancarkan ASI selain dengan mengonsumsi sayur katuk.

Ket. Foto: Foto ilustrasi pumping ASI — Sumber: Freepik

1. Pastikan Frekuensi Menyusui atau Memompa Lebih Sering

Kunci utama melancarkan ASI adalah prinsip “supply and demand”. Semakin sering payudara dikosongkan, semakin banyak tubuh memberikan sinyal untuk memproduksi ASI baru. Ibu bisa menyusui langsung setiap 2–3 jam, atau menambahkan sesi pumping bila bayi sedang tertidur lebih lama.

Tips tambahan:

Gunakan teknik “power pumping” sekali sehari untuk memicu peningkatan produksi.

Pastikan payudara benar-benar kosong setiap selesai menyusu.

2. Perbaiki Teknik Perlekatan (Latch) Bayi

Latch yang kurang tepat dapat menyebabkan bayi tidak menghisap optimal sehingga ASI tidak keluar maksimal. Tanda latch bagus:

Mulut bayi terbuka lebar

Bibir tidak menekuk ke dalam

Tidak terdengar bunyi “klik” saat menyusu

Ibu tidak merasa sakit di puting

Jika masih kesulitan, ibu dapat berkonsultasi dengan konselor laktasi untuk mendapatkan pendampingan.

3. Cukupi Asupan Cairan

Kehilangan cairan tubuh dapat membuat produksi ASI berkurang. Ibu menyusui disarankan minum minimal 8–12 gelas sehari. Selain air putih, bisa juga dengan sup sehat, air kelapa, atau infused water agar tidak mudah bosan.

4. Konsumsi Makanan Bergizi dan Variatif

Sayur katuk hanya salah satu dari sekian banyak makanan yang membantu produksi ASI. Beberapa makanan lain yang baik dikonsumsi antara lain:

Oat atau gandum utuh

Kacang-kacangan (almond, kedelai, kacang merah)

Ikan kaya omega-3 seperti salmon

Daun kelor

Telur dan daging rendah lemak

Bukan hanya jenis makanan yang penting, tetapi juga keteraturan pola makan agar tubuh memiliki cukup energi untuk memproduksi ASI.

5. Istirahat yang Cukup dan Kelola Stres

Kelelahan fisik dan stres emosional sangat memengaruhi hormon yang meregulasi produksi ASI. Walau sulit mendapatkan tidur panjang, ibu bisa mencoba:

Tidur saat bayi tidur

Membagi tugas rumah tangga dengan pasangan atau keluarga

Melakukan self-care sederhana seperti pijat atau mandi air hangat

Semakin rileks tubuh, semakin mudah hormon prolaktin dan oksitosin bekerja.

6. Pijat Laktasi dan Kompres Hangat

Pijat lembut pada area payudara dapat memperlancar aliran ASI dan membantu mengatasi sumbatan saluran ASI. Kompres hangat sebelum menyusui juga membantu melebarkan pembuluh dan mempermudah keluarnya ASI.

7. Hindari Pantangan yang Bisa Menghambat ASI

Beberapa kebiasaan dapat menurunkan produksi ASI, seperti:

Merokok atau terpapar asap rokok

Konsumsi kafein berlebihan

Diet ekstrem penurunan berat badan

Menggunakan bra yang terlalu ketat

Perubahan kecil gaya hidup bisa memberi efek signifikan bagi produksi ASI.

Melancarkan produksi ASI tidak hanya bergantung pada konsumsi sayur katuk. Menyusui lebih sering, teknik latch yang benar, pola makan bergizi, hidrasi yang cukup, istirahat, hingga pijat laktasi turut berperan besar dalam meningkatkan produksi ASI.

Setiap ibu memiliki pengalaman menyusui yang berbeda, sehingga yang paling penting adalah menemukan cara yang paling nyaman dan efektif sesuai kondisi tubuh.***

  • Cara Melancarkan ASI

Redaktur: Weti Aprianti

Penulis: Weti Aprianti

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.