Unggah Nasihat Islami, Inara Rusli Tuai Komentar Menohok dari Kakak Wardatina Mawa

Doc: Kolase foto Instagram

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Setelah serangkaian polemik mengenai dugaan perselingkuhan dan pernikahan siri dengan Insanul Fahmi, nama Inara Rusli kembali menjadi sorotan.

Bukan karena perkembangan hukum terbaru, melainkan unggahan bernuansa islami yang ia bagikan melalui media sosial.

Alih-alih menuai dukungan penuh, unggahan tersebut justru mendapat komentar menohok dari Muhammad Nurhadi, kakak kandung Wardatina Mawa.

Unggahan Nasihat Spiritual

Dalam unggahannya, Inara menuliskan pesan yang penuh nasihat spiritual. Ia menyampaikan bahwa generasi muda seharusnya tidak mencari panutan dari figur-figur yang sedang populer saat ini, melainkan dari teladan Rasulullah.

“Kita sering mencari panutan di masa kini, padahal seluruh arah terbaik sudah tertulis dalam sirah Nabawiyah. Dalam tema kajian temansearah.id kemarin, to be young, relevant, and impactful is not about chasing trends, it’s about following the path of the Prophet. Kalau generasi muda belajar dari Sirah, Insyaallah masa depan umat nggak akan kehilangan arah,” tulis Inara dalam unggahan tersebut.

Pernyataan itu jelas bernuansa dakwah dan moral, seakan mengingatkan para pengikutnya untuk memaknai hidup dengan mengacu pada ajaran Islam.

Komentar Kakak Wardatina Mawa

20251202113503_Screenshot_109.jpg

Namun, tidak semua pihak memandang unggahan tersebut sebagai pesan bijak belaka. Dalam kolom komentar, akun yang diketahui milik Muhammad Nurhadi memberikan respons singkat, sebuah emoji menguap. Sederhana, namun sarat makna.

Emoji tersebut sontak memantik reaksi netizen. Banyak yang menilai komentar itu sebagai bentuk sindiran, seolah menunjukkan ketidaksetujuan, kebosanan, atau sinisme terhadap pesan moral yang disampaikan Inara.

Mengingat konflik yang masih berlangsung antara keluarga Wardatina Mawa dan Inara Rusli, publik pun menafsirkan respons itu sebagai sindiran langsung kepada pribadi, bukan sekadar pada isi unggahan.

Bagi sebagian warganet, unggahan bernada religius dari Inara dianggap sebagai bentuk pembelaan diri atau usaha memperbaiki citra publik setelah terseret isu hubungan gelap dengan suami orang.

Di sisi lain, ada pula pihak yang menilai bahwa Inara berhak mengekspresikan pemikirannya dan menyebarkan kebaikan, terlepas dari kontroversi yang mengelilinginya. Polemik pun kembali menghangat.

Hingga kini, Inara belum memberikan tanggapan terhadap komentar Nurhadi tersebut. Ia tetap mempertahankan unggahannya tanpa menghapus dan memilih menonaktifkan kolom komentar.***

Kirim
Tulisan Terkait
FAVORIT PEMBACA

TERBARU
PILIHAN