Menguak Tuduhan Gelap P Diddy, Dokumenter Garapan 50 Cent Ini Tayang di Netflix 2 Desember 2025

Sabtu, 29 Nov 2025, 07:30 WIB

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Rapper dan pengusaha Curtis “50 Cent” Jackson kembali menjadi sorotan publik setelah terlibat sebagai produser dalam sebuah serial dokumenter yang membahas perjalanan hukum dan kontroversi seputar Sean “Diddy” Combs.

Dokumenter yang berjudul Sean Combs: The Reckoning ini dijadwalkan tayang di Netflix pada 2 Desember mendatang, terdiri dari empat episode yang menyoroti kasus-kasus pelecehan serta kekerasan seksual yang membayangi nama besar Diddy sejak Desember 2023.

Ket. Foto: Dokumenter P Diddy siap tayang 2 Desember 2025 — Sumber: Tangkapan Layar

Proyek dokumenter ini mulai dikembangkan setelah 50 Cent mengonfirmasi keterlibatannya pada Maret 2024. Saat itu, ia sudah memberi isyarat bahwa dokumenter tersebut akan segera dirilis.

Dua bulan kemudian, Netflix memenangkan hak siar global dan resmi mengumumkan bahwa serial ini siap tayang ke publik. Menariknya, sebelum diberi judul final Sean Combs: The Reckoning, proyek ini sempat memiliki nama awal Diddy Do It? sebelum kemudian diganti.

Serial dokumenter tersebut tidak hanya mengungkap tuduhan lama, tetapi juga memuat perkembangan terbaru dalam kasus P Diddy. Salah satu poin pentingnya adalah vonis empat tahun dua bulan penjara yang dijatuhkan kepadanya usai dinyatakan bersalah atas tuduhan terkait prostitusi federal.

Dalam cuplikan dokumenter yang telah beredar, terdengar suara seseorang yang berkata, “Kamu tidak bisa terus-menerus menyakiti orang lain dan berharap tak ada yang akan terjadi,” memberikan gambaran betapa seriusnya konten yang diangkat.

Sutradara Alexandria Stapleton menjelaskan bahwa serial ini tidak hanya fokus pada Diddy, para korban, atau persidangan semata. Ia ingin menghadirkan sebuah refleksi sosial tentang budaya mengidolakan selebriti.

Menurutnya, masyarakat terlalu sering menempatkan figur publik di posisi tanpa cela, sehingga proyek ini diharapkan menjadi sebuah “alarm” bagi publik.

50 Cent pun turut mengungkapkan apresiasinya kepada para korban dan narasumber yang bersedia berbagi cerita. Ia menyampaikan, “Saya berterima kasih kepada semua orang yang telah berani berbagi kisah mereka dan mempercayai kami.”

Serial dokumenter ini juga akan menampilkan rekaman serta wawancara eksklusif yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya, melibatkan mantan rekan kerja, teman masa kecil, artis, hingga karyawan P Diddy.

Semua itu dihadirkan untuk memberikan gambaran utuh mengenai perjalanan kasus yang kini semakin kompleks.

Pada awal musim panas lalu, juri yang terdiri dari 12 warga New York membebaskan Diddy dari tuduhan perdagangan seks dan pemerasan dengan dua tuduhan yang dapat berujung hukuman penjara seumur hidup. 

Meski demikian, mereka tetap memvonisnya bersalah atas dakwaan lain, yaitu mengangkut orang untuk tujuan prostitusi yang melibatkan dua mantan pacarnya, Cassandra Ventura dan seorang wanita yang diidentifikasi sebagai “Jane”.

Tak berhenti di situ, pada awal Oktober, Hakim Arun Subramanian menyatakan bahwa penyalahgunaan Combs terhadap para korban layak mendapat hukuman 50 bulan penjara serta denda US$500 ribu atau sekitar Rp8 miliar.

Namun, Combs menolak putusan tersebut dan mengajukan banding dua halaman, menentang hukuman serta vonis bersalah yang dijatuhkan kepadanya.

Dengan rilisnya Sean Combs: The Reckoning, publik kini menantikan bagaimana dokumenter ini akan membuka fakta-fakta baru dan memperlihatkan sudut pandang yang lebih luas mengenai kasus kontroversial yang masih menjadi perbincangan global ini.

  • Kasus P Diddy Terbaru
  • Film Dokumenter P Diddy

Redaktur: Fitrya A Kusumah

Penulis: Fitrya A Kusumah

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.