Ini 6 Syarat Umrah Mandiri, Panduan Lengkap Ibadah Tanpa Agen Travel, Dijamin Anti Ribet!

Ket. Ilustrasi Ka'bah.

Doc: mymasjid.ca

JAKARTA, KUCANTIK.COM – Belakangan ini, Umrah mandiri memang makin diminati, lho! Selain terasa lebih fleksibel, mengatur perjalanan ibadah sendiri seringkali dianggap lebih hemat biaya.

Tapi ingat, agar ibadah Umrah tetap aman, nyaman, dan sah, kamu wajib tahu dulu syarat-syarat utamanya.

Yuk, kita simak enam syarat Umrah mandiri, lengkap dengan panduan dan perkiraan biayanya, biar kamu bisa merencanakan perjalanan ibadah yang lebih terarah!

1. Siapkan Dokumen Perjalanan

Dokumen adalah hal yang paling utama, Cantiks! Pastikan semuanya lengkap, dan kalau bisa, siapkan fotokopinya sebagai cadangan.

·Paspor: Masa berlakunya minimal 6 bulan sebelum keberangkatan.

·KTP & KK: Pastikan terbaca jelas.

·Visa Umrah: Visa ini bisa diajukan secara daring (online) lewat aplikasi resmi Nusuk (platform resmi Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi) atau visa turis (jika kamu mau sekalian jalan-jalan). Prosesnya cepat, biasanya hanya 24-48 jam!

·Vaksin: Wajib punya bukti vaksin meningitis dan polio.

·Tiket Pesawat PP & Akomodasi: Sudah harus dikonfirmasi.

·Asuransi: Siapkan asuransi perjalanan internasional.

2. Memesan Tiket Pesawat

Ada dua opsi penerbangan langsung dari Indonesia ke Arab Saudi:

·Jakarta (CGK) - Jeddah (JED): Jika kamu ingin langsung memulai Umrah di Makkah.

·Jakarta (CGK) - Madinah (MED): Jika kamu ingin memulai dengan ziarah di Masjid Nabawi.

Maskapai besar seperti Saudia Airlines dan Garuda Indonesia melayani rute ini. Tips Hemat: Booking tiket jauh-jauh hari, ya, Cantiks, agar harganya lebih murah!

3. Memesan Hotel

Rangkaian ibadah Umrah itu butuh stamina prima! Jadi, memilih penginapan yang dekat dengan Masjidil Haram (Makkah) atau Masjid Nabawi (Madinah) adalah prioritas. Hotel yang dekat akan memudahkanmu bolak-balik beribadah tanpa terlalu lelah.

4. Menyusun Rencana Perjalanan

Karena kamu tidak pakai agen travel, kamu harus menyusun sendiri jadwal kegiatanmu. Pastikan ibadah utama ini masuk dalam itinerary kamu:

·Miqat: Niat Umrah (biasanya di Bir Ali jika dari Madinah). Kenakan pakaian ihram dan niatkan: “Labbaik Allahumma Umrah.”

·Tawaf: Mengelilingi Ka’bah 7 putaran.

·Sa’i: Lari kecil antara Bukit Safa dan Marwah 7 kali.

·Tahallul: Mencukur atau memotong sedikit rambut sebagai tanda berakhirnya Umrah.

5. Memastikan Fasilitas Transportasi

Setelah tiba, ada beberapa opsi transportasi antar kota yang bisa kamu pilih:

·Kereta Cepat Haramain: Pilihan tercepat (2 jam dari Madinah ke Makkah). Tiket bisa dipesan lewat aplikasi.

·Taksi Bandara: Tersedia taksi resmi atau kamu bisa pesan lewat aplikasi seperti Careem.

·Bus Antar Kota (SAPTCO): Pilihan paling hemat, tapi perjalanannya lebih lama (sekitar 6 jam dari Makkah ke Madinah).

6. Kisaran Biaya Umrah Mandiri (6–10 Hari)

Salah satu daya tarik Umrah mandiri adalah potensi biaya yang lebih hemat! Berikut adalah estimasi biaya kasar per orang:

·Visa Umrah: Sekitar Rp1.300.000 hingga Rp2.300.000.

·Tiket Pesawat PP: Sekitar Rp15.000.000 hingga Rp20.000.000.

·Akomodasi: Mulai dari Rp750.000 hingga Rp3.000.000 per malam.

·Transportasi Lokal: Diperkirakan sekitar Rp3.000.000.

·Makan & Kebutuhan Harian: Diperkirakan sekitar Rp4.000.000 hingga Rp5.000.000 (termasuk makan, kartu SIM/data, laundry, dan pengeluaran lainnya).

Total Estimasi Biaya Umrah mandiri selama 6–10 hari berada di rentang Rp28.900.000 hingga Rp60.400.000.

Ingat, Cantiks, total biaya ini bisa jauh lebih rendah jika kamu pintar mencari promo tiket pesawat atau memilih waktu di luar musim puncak (seperti Ramadan atau Desember-Januari)!

Gimana, Cantiks? Sudah siap merencanakan perjalanan ibadah Umrah impianmu secara mandiri?

Kirim
Tulisan Terkait
FAVORIT PEMBACA

TERBARU
PILIHAN