Penjelasan ini disampaikan Insan dalam podcast bersama dr. Richard Lee, sebagai tanggapan atas berbagai spekulasi dan asumsi yang beredar di masyarakat. Ia merasa perlu meluruskan berbagai informasi yang keliru agar tidak menimbulkan kesalahpahaman berkepanjangan.
Insan dengan tegas membantah isu bahwa ia dan Inara dikenalkan melalui lingkungan kajian atau dijodohkan oleh seorang ustaz. Menurutnya, tidak ada kaitan sama sekali antara pertemuan mereka dengan kegiatan keagamaan seperti yang sebelumnya sering digoreng publik.
Ia menegaskan bahwa perkenalan itu berawal dari pertengahan tahun lalu.
âBukan, bukan ustaz, bukan di kajian, enggak ada hubungannya sama sekali,â ujar Insan, membantah spekulasi tersebut. Ia kemudian menjelaskan bahwa pertemuan terjadi pada Juli 2024.
âKami dikenalin sama teman. Waktu itu teman ngomong, âSi Nara pengin develop bisnisâ. Kebetulan aku memang orang yang enggak kreatif (dalam) bisnis,â sambungnya.
Ia memaparkan bahwa fokus awal mereka adalah urusan pengembangan bisnis kafe dan travel.
âWife Materialâ: Ketertarikan Tumbuh dari Kelembutan
Meski pertemuan awalnya bersifat profesional, Insan mengaku mulai melihat sisi lain dari Inara yang membuatnya kagum. Dalam podcast tersebut, ia secara terus terang menyebut Inara sebagai âwife materialâ atau sosok calon istri ideal.
Ia menjelaskan alasannya dengan cukup personal. Menurut Insan, Inara memiliki kelembutan yang selama ini ia rindukan dalam rumah tangganya.
âBukan menggoda ya, bukan menggoda, tapi kayak cara ngomong yang intonasi ya. Kan aku bilang intonasi, pemilihan kata, momentum,â jelas Insan, mengutip kriteria komunikasi yang selama ini ia butuhkan.
Ia menambahkan, âTapi ada satu hal yang aku lihat: kamu punya nilai agama dan kamu ngerti. Dan sebenarnya kamu adalah... wife material yang baik.â
Pernyataan ini menegaskan bahwa ketertarikan Insan lahir dari persepsinya mengenai kualitas pribadi Inara yang dianggapnya cocok sebagai pendamping hidup.
Bukti Komitmen: Menunjukkan Surat Nikah
Dalam podcast tersebut, Insan juga memutuskan memberikan bukti kuat mengenai status hubungannya. Ia menunjukkan surat nikahnya dengan Inara Rusli kepada dr. Richard Lee sebagai bentuk transparansi.
Meski tidak bisa menampilkannya kepada publik, Insan membacakan sebagian isi surat tersebut.
âSaya bertanda tangan di bawah ini menerangkan nama tersebut Insan... dan Ina Idola Rusli... pada hari sekian tanggal bulan 8... bertempat tinggal di Jakarta. Kedua pihak telah melangsungkan akad nikah berdasarkan tuntunan syariat agama Islam...â ucap Insan saat membacakan dokumen tersebut.
Pengakuan Insan ini memberikan sudut pandang baru dalam drama rumah tangga yang melibatkan ketiganya, menambahkan lapisan cerita yang sebelumnya tidak pernah terungkap ke publik.