5 Risiko Olahraga Hyrox yang Perlu Diwaspadai, Terutama bagi Pemula

Minggu, 19 Jul 2026, 20:15 WIB

JAKARTA, KUCANTIK.COM – Hyrox menjadi salah satu olahraga yang tengah naik daun di berbagai negara, termasuk Indonesia. Menggabungkan lari dengan latihan kekuatan berintensitas tinggi, olahraga ini dianggap mampu menguji stamina sekaligus kekuatan fisik dalam satu sesi latihan.

Tidak seperti olahraga lari biasa, Hyrox mengharuskan peserta menyelesaikan berbagai tantangan fisik, mulai dari sled push, sled pull, rowing, burpee broad jump, walking lunges, hingga wall balls. Seluruh rangkaian dilakukan bergantian dengan lari sehingga membutuhkan kondisi tubuh yang benar-benar prima.

Ket. Foto: Hyrox — Sumber: 20fit

Meski terlihat menantang dan menyenangkan, Hyrox bukan olahraga yang bisa dilakukan tanpa persiapan. Kurangnya latihan, teknik yang kurang tepat, hingga kondisi tubuh yang belum terbiasa dengan aktivitas intens dapat meningkatkan risiko cedera bahkan gangguan kesehatan yang serius.

Bagi pemula yang ingin mencoba Hyrox, berikut beberapa risiko yang perlu diketahui agar latihan tetap aman dan nyaman.

1. Cedera Otot dan Sendi

Risiko yang paling sering dialami pemula adalah cedera pada otot maupun sendi. Gerakan seperti sled push, walking lunges, hingga wall balls membuat otot kaki, bahu, punggung, dan lutut bekerja jauh lebih keras dibanding olahraga biasa.

Apabila tubuh belum memiliki kekuatan dan fleksibilitas yang cukup, risiko tarikan otot, keseleo, hingga cedera sendi menjadi lebih besar. Teknik gerakan yang kurang tepat juga dapat memperparah kondisi tersebut.

2. Kram Otot dan Kelelahan Berlebihan

Latihan Hyrox berlangsung dengan intensitas tinggi dan dilakukan secara berulang. Kondisi ini membuat otot cepat kehilangan energi, terutama jika tubuh belum terbiasa dengan latihan ketahanan.

Selain itu, kurangnya asupan cairan dan elektrolit selama berolahraga juga dapat memicu kram otot. Akibatnya, performa menurun dan aktivitas menjadi sulit diselesaikan hingga garis finis.

3. Tubuh Mengalami Tekanan Fisik Berlebih

Saat dipaksa melakukan aktivitas yang melebihi kemampuan, tubuh bisa mengalamiphysical stress atau tekanan fisik berlebihan.

Gejalanya bisa berupa rasa lelah yang ekstrem, pusing, napas tersengal, nyeri dada, hingga tubuh kehilangan keseimbangan. Pada kondisi tertentu, seseorang bahkan berisiko pingsan akibat tubuh tidak mampu lagi menyesuaikan diri dengan beban latihan.

Karena itu, latihan bertahap sebelum mengikuti Hyrox menjadi langkah penting agar tubuh dapat beradaptasi secara perlahan.

4. Detak Jantung Meningkat Drastis

Olahraga intensitas tinggi secara alami membuat jantung bekerja lebih cepat untuk memasok oksigen ke seluruh tubuh.

Namun, bagi orang yang jarang berolahraga atau memiliki gangguan jantung yang belum diketahui, lonjakan detak jantung dapat memicu keluhan seperti jantung berdebar, sesak napas, pusing, hingga nyeri di bagian dada.

Pada beberapa kasus, kondisi tersebut juga dapat meningkatkan risiko gangguan irama jantung apabila tidak ditangani dengan baik.

5. Meningkatkan Risiko Gangguan Jantung

Meski jarang terjadi, olahraga dengan intensitas tinggi seperti Hyrox dapat menjadi pemicu munculnya gangguan jantung pada orang yang memiliki penyakit jantung tetapi belum terdiagnosis.

Risiko ini lebih tinggi pada mereka yang memiliki faktor seperti tekanan darah tinggi, kebiasaan merokok, kolesterol tinggi, obesitas, diabetes, atau jarang melakukan aktivitas fisik. Ketika tubuh dipaksa bekerja maksimal tanpa persiapan, beban pada sistem kardiovaskular ikut meningkat.

Persiapan Sebelum Mencoba Hyrox

Agar dapat menikmati Hyrox dengan aman, ada beberapa hal yang sebaiknya dilakukan sebelum mengikuti latihan atau kompetisi, antara lain:

  • Latih daya tahan tubuh dan kekuatan otot secara bertahap.
  • Pelajari teknik setiap gerakan agar terhindar dari cedera.
  • Penuhi kebutuhan cairan dan elektrolit sebelum maupun sesudah latihan.
  • Istirahat yang cukup agar tubuh memiliki waktu untuk pulih.
  • Lakukan pemeriksaan kesehatan terlebih dahulu, terutama jika memiliki riwayat penyakit jantung atau faktor risiko kardiovaskular.

Jangan Memaksakan Diri

Hyrox memang menawarkan pengalaman olahraga yang seru sekaligus menantang. Namun, semangat mengikuti tren sebaiknya diimbangi dengan persiapan fisik yang matang agar manfaat olahraga bisa dirasakan secara maksimal.

Bagi pemula, mulailah berlatih secara bertahap sesuai kemampuan tubuh. Jika muncul keluhan seperti nyeri dada, sesak napas, pusing hebat, atau jantung berdebar tidak normal saat berolahraga, segera hentikan aktivitas dan periksakan diri ke tenaga medis.

  • Hyrox
  • Apa Itu Hyrox

Redaktur: Afifa Khoirunnisa

Penulis: Afifa Khoirunnisa

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.