Dalam pernyataannya saat ditemui di kawasan Daan Mogot, Jakarta Barat, pada Minggu (23/11), Jennifer menegaskan bahwa kepindahannya ke Eropa tidak bersifat permanen.
Ia hanya ingin menghabiskan waktu lebih lama di sana demi mendapatkan hidup yang lebih tenang dan normal, jauh dari sorotan kamera maupun tekanan sebagai publik figur.
âPindahnya itu bukan yang pindah selamanya, tapi mungkin lebih banyak menghabiskan waktu di Eropa saja. Supaya bisa sedikit bernafas saja gitu. Kayak hidup normal aja,â ungkapnya.
Sebagai aktris yang berada di puncak popularitas, Jennifer mengaku semakin sulit memiliki ruang pribadi. Setiap langkahnya seolah menjadi konsumsi publik. Hal inilah yang membuatnya rindu diperlakukan layaknya orang biasa tanpa sorotan yang melekat terus-menerus.
âKadang kangen aja di-treat seperti orang biasa gitu,â ujar artis berdarah Belanda tersebut.
Ia menambahkan, intensitas paparazi serta perhatian publik yang tinggi membuatnya kerap merasa tidak nyaman. Baginya, hidup di lingkungan baru di mana orang tidak mengenali dirinya bisa memberikan kesempatan untuk merasakan kehidupan normal yang telah lama ia rindukan.
âKetemu kamera mulu, mencoba cari kehidupan normal, kayak gak ada orang yang tau. Kalau di Indonesia mau kemana-mana pasti beritanya ada, di luar negeri gak ada orang yang kenal,â tuturnya.
Selain mencari ketenangan dan privasi, Jennifer ternyata memiliki alasan lain yang tak kalah personal: hubungan asmaranya dengan sang kekasih, pesepak bola Justin Hubner.
Ia berharap kepindahan sementara ini dapat membuat hubungan mereka semakin stabil dan bertumbuh ke arah yang lebih serius. Bahkan, Jennifer tak menampik bahwa ia membuka peluang untuk melangkah ke jenjang pernikahan jika hubungan mereka terus membaik.
âYa didoain aja ya, semoga hubungan sama Justin-nya juga baik, dan kalau hubungannya baik dan ternyata berlanjut ke jenjang serius, ya mungkin lebih cepat ya. We'll see,â harapnya.
Dengan rencana ini, Jennifer Coppen tampaknya siap memasuki babak baru dalam hidupnyaâmencari ketenangan, membangun keseimbangan, dan mengejar kebahagiaan bersama putri serta kekasihnya.