Shampo dengan Kandungan SLS: Manfaat, Kekurangan, dan Cara Mengenalinya

Minggu, 23 Nov 2025, 07:00 WIB

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Sodium Lauryl Sulfate atau SLS adalah salah satu bahan pembersih (surfactant) yang paling sering digunakan dalam produk perawatan tubuh, termasuk shampoo.

Bahan ini berperan menghasilkan busa dan membantu mengangkat minyak serta kotoran dari permukaan kulit kepala dan rambut.

Ket. Foto: Ilustrasi foto shampo — Sumber: Freepik

Namun, meskipun memiliki fungsi penting, akhir-akhir ini banyak konsumen mulai mempertanyakan keamanan dan dampaknya bagi kesehatan rambut.

Untuk memahami secara objektif, penting melihat baik sisi positif maupun negatif dari shampoo yang mengandung SLS.

Kelebihan Shampoo Mengandung SLS

Kelebihan utama shampoo berbahan SLS adalah kemampuannya membersihkan secara efektif. SLS bekerja membongkar minyak, debu, dan residu styling sehingga rambut terasa benar-benar bersih setelah keramas.

Hal ini membuat shampoo SLS menjadi pilihan tepat untuk orang yang sering beraktivitas di luar ruangan, mudah berkeringat, atau memiliki rambut berminyak.

Selain itu, kandungan SLS juga menghasilkan busa melimpah yang memberi sensasi keramas lebih puas.

Banyak orang menganggap shampoo yang berbusa banyak terasa lebih efektif dibanding shampoo yang tidak berbusa, meski sebenarnya kemampuan membersihkan tidak selalu ditentukan oleh banyaknya busa.

Dari sisi harga, shampoo dengan SLS umumnya lebih terjangkau karena bahan ini ekonomis untuk diproduksi.

Kekurangan Shampoo Mengandung SLS

Di balik kelebihannya, SLS memiliki kekurangan yang perlu diperhatikan terutama bagi pemilik kulit kepala sensitif.

Karena sifatnya sangat kuat dalam meluruhkan minyak, shampoo SLS bisa menghilangkan minyak alami (sebum) yang sebenarnya diperlukan untuk menjaga kelembapan rambut.

Jika digunakan terus-menerus, hal ini dapat menyebabkan rambut menjadi kering, mudah patah, kusam, bahkan menimbulkan iritasi pada kulit kepala.

Pengguna yang memiliki masalah kulit seperti eksim, ketombe kronis, dermatitis, atau rambut yang telah melalui proses kimia (bleaching, smoothing, coloring) biasanya disarankan memilih shampoo bebas SLS untuk menjaga kelembapan dan kesehatan rambut jangka panjang.

Ciri-Ciri Shampoo yang Mengandung SLS

Untuk mengenali apakah shampoo mengandung SLS, perhatikan beberapa tanda berikut:

Daftar bahan mencantumkan Sodium Lauryl Sulfate (SLS) atau sodium laureth sulfate (SLES), ammonium lauryl sulfate, atau bahan berbasis sulfat lainnya.

Menghasilkan busa sangat banyak saat digunakan.

Memberi sensasi kesat dan sangat bersih setelah keramas, bahkan sedikit terasa kering.

Aroma cenderung kuat dan tajam, karena biasanya dikombinasikan dengan parfum sintetis.

Harga relatif lebih murah dibandingkan shampoo bebas sulfat.

Kesimpulannya, shampoo dengan kandungan SLS bukanlah sesuatu yang otomatis buruk. SLS tetap aman digunakan oleh sebagian besar orang dan efektif membersihkan rambut secara maksimal.

Namun, bagi mereka yang memiliki kulit kepala sensitif atau rambut yang cenderung kering dan rusak, memilih shampoo tanpa SLS dapat menjadi pilihan yang lebih tepat. Pada akhirnya, kecocokan produk tetap bergantung pada kebutuhan dan kondisi rambut masing-masing pengguna.***

  • Shampo dengan kandungan SLS

Redaktur: Weti Aprianti

Penulis: Weti Aprianti

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.