Isu Perselingkuhan Inara Rusli dan Insanul Fahmi Bikin Publik Geram, Ancaman Cancel Culture Kian Menguat

Minggu, 23 Nov 2025, 15:00 WIB

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Isu dugaan perselingkuhan antara Inara Rusli dan Insanul Fahmi, pria yang diketahui masih memiliki istri sah, kini menjadi salah satu kontroversi paling panas di media sosial.

Berbagai unggahan dan curahan hati dari istri sah, Wardatina Mawa, memicu gelombang simpati, sementara nama Inara menjadi sorotan negatif warganet.

Ket. Foto: — Sumber: Kolase foto Instagram

Walaupun belum ada klarifikasi resmi dari kedua terduga pasangan maupun penjelasan utuh dari sisi hukum, publik telanjur murka akibat beredarnya chat, pernyataan bernada sindiran, dan narasi yang dianggap tidak sensitif terhadap kondisi rumah tangga orang lain.

Terancam Cancel Culture

20251123122056_Screenshot_10.jpg

Kemunculan isu ini mengingatkan publik pada pernyataan lama Inara setelah perceraiannya yang dulu sempat viral: “Perempuan baik-baik nggak mungkin mau sama suami orang.”

Kini, akibat kemiripan konteks dengan isu yang menyeret namanya, pernyataan itu kembali beredar. Salah satu komentar di akun Instagram @exclusivetimnasartis disorot.

“Kalo bener, siap cancel culture nggak kalian? Kemakan omongan sendiri apa gimana nih.”

Nada netizen semakin keras ketika potongan chat yang diduga berasal dari IR menyebut bahwa “jodoh nggak ada yang tahu, kalau pun berjodoh saya pastikan sudah bukan suami orang.”

Publik membandingkan ucapan tersebut dengan klaim istri sah yang menyebut bahwa tidak pernah ada talak dari suaminya. Kondisi inilah yang membuat warganet menilai ucapan tersebut tidak sensitif dan seolah membenarkan keterlibatan pihak ketiga di dalam pernikahan orang.

Salah satu komentar panjang yang ramai dibagikan di media sosial berisi kekecewaan mendalam terhadap IR:

“Pernah disakitin dan dibikin hancur rumah tangganya, sekarang malah ngancurin rumah tangga orang lain. Harusnya pengalaman dijadikan pelajaran, bukan diulang.”

Kemarahan publik bukan hanya soal dugaan perselingkuhan, tetapi juga karena drama emosional di baliknya. Banyak yang merasa bahwa seseorang yang pernah menjadi korban pengkhianatan seharusnya memahami rasa sakit orang lain, bukan justru memperparahnya.

Narasi “disakiti lalu menyakiti” inilah yang membuat netizen merasa kasus ini lebih menyakitkan untuk disimak.

Sampai saat ini, belum ada klarifikasi publik yang menjawab secara tuntas semua rumor. Penyidikan hukum masih berlangsung, dan publik masih menunggu pernyataan resmi dari semua pihak.

Penghakiman terlalu dini selalu berisiko menciptakan luka baru dan fitnah, namun kuatnya kekecewaan publik menunjukkan bahwa masyarakat semakin tidak mentolerir pihak ketiga dalam pernikahan, terutama ketika melibatkan figur publik.***

  • Inara Rusli
  • Insanul Fahmi

Redaktur: Weti Aprianti

Penulis: Weti Aprianti

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.