Ruben Onsu Harus Beri Nafkah Rp240 Juta per Bulan Usai Cerai, Ini Rincian Lengkapnya

Ket. Ruben Onsu dan Sarwendah

Doc: Tangkapan Layar

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Ruben Onsu kembali menjadi pusat perhatian publik setelah munculnya fakta baru terkait besarnya nafkah yang ia berikan kepada mantan istrinya, Sarwendah. Isu ini mencuat menjelang akhir pekan dan langsung menjadi bahan perbincangan hangat di media sosial hingga program televisi infotainment.

Pengacara Ruben Onsu, Minola Sebayang, mengungkapkan bahwa kliennya tetap menunjukkan loyalitas dan tanggung jawab tinggi meski sudah bercerai. Ruben disebut memberikan nafkah lebih dari Rp240 juta per bulan untuk kebutuhan mantan istri dan keluarganya.

Dalam tayangan Intens Investigasi, Minola merinci alokasi dana tersebut. Dari total Rp240 juta lebih, sejumlah pengeluaran keluarga ditanggung Ruben, di antaranya listrik Rp12,9 juta, sarang burung Rp9,3 juta, serta biaya bensin dan tol Rp68 juta. Rincian lengkap lain disebut juga tercantum dalam laporan keuangan yang disampaikan pihak pengacara.

Pembukaan rincian ini merupakan respons atas pernyataan Sarwendah sebelumnya, yang mengaku didatangi debt collector untuk menagih cicilan mobil milik Ruben. Kejadian tersebut membuat Sarwendah terkejut dan merasa tidak terima hingga menyampaikannya kepada publik.

Pernyataan ini membuat Minola geram. Menurutnya, justru Ruben selama ini telah memenuhi tanggung jawab finansialnya secara signifikan. Ia menegaskan bahwa nafkah yang diberikan bukan sekadar klaim, tetapi disertai bukti kuat.

“Gaji pembantu total Rp242 juta. Ini bukan sekadar catatan dalam chattingan, tapi dilengkapi bukti transfer,” tegas Minola, seraya menunjukkan dokumen-dokumen pendukung.

Ia juga menekankan bahwa pengeluaran tersebut bukan hanya terjadi dalam satu bulan. “Apakah hanya bulan September 2024? Tidak. Ini ada rinciannya,” lanjutnya, menepis anggapan bahwa angka tersebut hanya gambaran sementara.

Selain menanggung berbagai kebutuhan bulanan, Ruben disebut tetap membayar setengah dari biaya listrik rumah yang kini ditempati Sarwendah.

“Yang tinggal di rumah itu adalah S, yang menikmati listrik adalah S. Tapi tetap harus bagi dua biayanya,” ujar Minola.

Terkait isu cicilan mobil yang membuat debt collector mendatangi Sarwendah, Minola menjelaskan bahwa Ruben sering kali memprioritaskan kebutuhan mantan istri dan anak-anak dibanding kepentingan pribadinya.

“Kadang-kadang kepentingan dia sendiri dia tunda. Misalnya cicilan mobil. Dan itu pun perlu dipertanyakan, apakah ada surat peringatan sehingga harus diserahkan kepada debt collector?” tuturnya.

Minola juga mempertanyakan alasan persoalan itu diangkat melalui konferensi pers, yang menurutnya justru membuat publik menganggap Ruben tidak bertanggung jawab. Padahal, kata Minola, seluruh nafkah yang diwajibkan selama ini tetap diselesaikan dengan baik oleh Ruben.

Dengan berbagai data dan bukti yang telah dipaparkan, publik kini menunggu tanggapan resmi dari pihak Sarwendah. Polemik nafkah pasca-cerai pasangan ini terus menghangat dan menjadi salah satu isu terpopuler di dunia hiburan dalam beberapa hari terakhir.

Kirim
Tulisan Terkait
FAVORIT PEMBACA

TERBARU
PILIHAN