Digugat Cerai Sabrina, Deddy Corbuzier Ubah Total Rutinitas: Bangun Jam 2 Pagi untuk Salat Tahajud

Ket. Deddy Corbuzier.

Doc: Instagram @mastercorbuzier

JAKARTA, KUCANTIK.COM –Kabar perceraian presenter kondang Deddy Corbuzier dan istrinya, Sabrina Chairunnisa, masih hangat diperbincangkan publik.

Gugatan cerai yang dilayangkan Sabrina Chairunnisa pada 16 Oktober 2025 di Pengadilan Agama Tigaraksa itu diduga membawa perubahan besar dalam rutinitas harian Deddy Corbuzier.

Dalam sebuah obrolan bersama Ustaz Felix Siauw, Deddy Corbuzier blak-blakan menceritakan perubahan gaya hidupnya yang kini menjadi lebih spiritual dan disiplin.

Deddy mengungkapkan bahwa ia kini mengubah jadwal tidurnya. Ia memilih tidur lebih awal, sekitar jam 8 malam, dan bangun sekitar jam 2 pagi untuk melaksanakan salat Tahajud.

"Kehidupan gue mulai berubah, jam 8 malam gue tidur terus jam 2 gue tahajud,” kata Deddy Corbuzier.

Rutinitas ini ia lakukan lantaran ia merasa malas pergi ke masjid karena terlalu ramai orang. Deddy juga jujur menceritakan kelemahan lain yang mengganggunya, yaitu disleksia, yang kadang membuatnya sulit fokus.

Ia bahkan berbagi pengalaman uniknya saat salat. Karena kesulitan fokus, Deddy sempat menunaikan salat dengan panduan video di YouTube yang ditaruh di depannya.

Deddy menekankan bahwa yang terpenting adalah doa sampai ke atas, meskipun dengan cara yang nggak konvensional.

Rutinitas Disiplin Diri Setelah Tahajud

Rutinitas spiritual di pagi buta itu kemudian dilanjutkan dengan sesi latihan fisik yang tak kalah disiplin.

"Jam 4 gue ngegym terus gue renang nunggu matahari keluar dan itu tiap hari gue lakukan,” paparnya.

Aktivitas ini ia lakukan setiap hari sebagai bagian dari disiplin diri yang baru. Saking lelahnya dengan rutinitas padat itu, Deddy bahkan mengaku sering ketiduran saat berenang dengan posisi telentang di kolam.

Soroti Fenomena Media Sosial

Terlepas dari perubahan hidup pribadinya, Deddy juga menyoroti fenomena di media sosial yang ia nilai kini bisa menghapus adab karena hanya fokus pada engagement.

Ia juga mengkritik konten tentang pura-pura bahagia yang sering ditampilkan di internet. Menurut Deddy, masalah terbesar orang adalah mereka nggak mau bahagia, melainkan mau lebih bahagia dari orang lain.

"Masalahnya lagi adalah, bahwa orang lain itu biasanya terlihat lebih bahagia dibandingkan aslinya di sosial media,” tandasnya. Pesan yang sangat mendalam, ya Cantiks!

Kirim
Tulisan Terkait
FAVORIT PEMBACA

TERBARU
PILIHAN