Helwa Bachmid Curhat Ditelantarkan Habib Bahar, Ustaz Derry Bongkar Beratnya Hidup Poligami dan Jadi Istri Pendakwah

Ket. Helwa Bachmid dan Habib Bahar.

Doc: Istimewa

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Pengakuan Helwa Bachmid yang merasa ditelantarkan suaminya, Habib Bahar bin Smith, terus memicu perhatian publik.

Situasi ini akhirnya ikut ditanggapi Ustaz Derry Sulaiman, pendakwah sekaligus musisi yang dikenal lugas dalam memberikan pandangan.

Menurutnya, kegaduhan yang muncul tak bisa dinilai sepihak. Ia menekankan setiap persoalan rumah tangga selalu memiliki dua versi yang harus didengar.

Dalam wawancara di kanal YouTube Reyben Entertainment pada Selasa (18/11/2025), Ustaz Derry mengingatkan penting untuk mendengarkan klarifikasi dari Habib Bahar sebelum mengambil kesimpulan.

“Mesti ada dua sisi. Kita juga harus dengar dari Habib Bahar, apakah betul ditelantarkan atau sebenarnya sudah dinafkahi tapi dianggap kurang,” tuturnya.

Ustaz Derry turut menyinggung usia Helwa yang masih sangat muda. Menurutnya, hal itu membuat Helwa perlu lebih banyak proses pendewasaan, khususnya dalam memahami dinamika poligami.

Menjadi istri kedua, ketiga, atau bahkan keempat bukanlah perkara mudah, terlebih jika suami merupakan sosok dengan banyak aktivitas dakwah.

“Enggak mudah jadi istri kedua, tiga, empat. Apalagi menjadi istri pendakwah yang waktunya terbagi ke mana-mana,” tambahnya.

Lebih jauh, Ustaz Derry juga mengingatkan Habib Bahar bukan sosok yang menutup-nutupi status pernikahannya. Ia pernah secara terbuka mengakui bahwa dirinya memiliki lebih dari satu istri.

Kondisi itu tentu membuat pembagian waktu dan perhatian semakin kompleks.

“Beliau memang ngaku istrinya banyak, bukan satu dua. Jadi memang tidak mudah,” tegasnya.

Menanggapi keluhan Helwa soal nafkah, Ustaz Derry justru menilai Habib Bahar bukanlah orang yang kekurangan secara finansial.

Namun, menurutnya, nafkah tidak hanya soal nominal, tetapi juga konsekuensi yang ikut dibawa: menafkahi istri, orang tua istri, hingga keluarga besar.

“Menikah bukan cuma nafkahi istri. Mertua, adik ipar, semua kadang ikut terbawa,” jelasnya.

Ustaz Derry juga menekankan bahwa agama tidak menetapkan standar minimum nafkah karena kemampuan setiap suami berbeda.

“Mana ada standar minimum nafkah? Semampunya. Kalau untuk makan sendiri saja kurang, mana bisa menafkahi istri?” ucapnya.

Menjelang akhir, Ustaz Derry memberikan pesan lembut untuk Helwa agar terus belajar, memperbaiki diri, dan memahami situasi dengan lebih matang.

Namun ia juga menegaskan jika Helwa merasa tidak sanggup lagi menjalani pernikahan tersebut, perceraian bukanlah sebuah dosa dan bisa menjadi solusi terakhir.

Kirim
Tulisan Terkait
FAVORIT PEMBACA

TERBARU
PILIHAN