Hamish Daud Berduka, Kakek Tercinta yang Seorang Pejuang Australia Meninggal Dunia
JAKARTA, KUCANTIK.COM - Aktor dan presenter berdarah campuran Indonesia-Australia, Hamish Daud, tengah diselimuti duka mendalam.
Melalui unggahan emosional di media sosialnya, Hamish mengabarkan bahwa sang kakek tercinta, Peter Wyllie, telah meninggal dunia.
Dalam tulisannya, Hamish tidak hanya menyampaikan rasa kehilangan, tetapi juga rasa hormat yang begitu besar terhadap sosok kakeknya yang ternyata bukan orang sembarangan.
“Kakek saya, Peter Wyllie, telah meninggal dunia dan abunya akan disebar hari ini di Terrigal Point. Ini adalah salah satu ombak favorit saya saat kecil,” tulis Hamish.
“Wyllie juga favorit sejak mendiang Kakek, Ayah, dan saya. Wyllie telah berselancar di sini selama lebih dari 80 tahun! Era pria sejati.”
Terrigal Point, tempat yang disebut Hamish, terletak di pesisir New South Wales, Australia. Lokasi itu bukan sekadar tempat berselancar, melainkan bagian penting dari kenangan keluarga besar Wyllie yang dikenal sebagai keluarga pecinta laut dan penyelamat jiwa (lifesaver).
Sosok Pejuang
Dalam unggahannya, Hamish mengungkapkan bahwa darah keberanian dan pengabdian telah mengalir dalam keluarganya selama beberapa generasi.
“Kembali ke Kakek Buyut saya yang bertempur di Gallipoli, salah satu medan pertempuran terburuk di Perang Dunia I,” tulisnya lagi.
“Kepada Kakek saya, Peter, yang bertugas di Perang Dunia II dan baru-baru ini dianugerahi Medali Ordo Australia (OAM) atas komitmennya selama 80 tahun dalam penyelamatan jiwa selancar bersama Terrigal Surf Club.”
Rekomendasi juga buat kamu:
Peter Wyllie bukan hanya seorang veteran perang, tetapi juga sosok yang mengabdikan hampir seluruh hidupnya untuk keselamatan di laut.
Selama delapan dekade, ia aktif di Terrigal Surf Life Saving Club, organisasi penyelamatan pantai tertua dan paling dihormati di Australia.
Atas dedikasinya yang luar biasa, pemerintah Australia menganugerahinya Medal of the Order of Australia (OAM), salah satu penghargaan tertinggi bagi warga negara yang memberikan jasa luar biasa bagi masyarakat.
Sosok Panutan
Hamish menggambarkan sang kakek sebagai sosok panutan sejati, pria yang kuat, sederhana, namun penuh kasih dan dedikasi.
“Di usia 99 tahun, Peter menjalani kehidupan yang terhormat baik di dalam maupun di luar air. Sebagai seorang pria sejati, ia dicintai oleh banyak orang,” tulisnya menutup pesan haru tersebut.
Unggahan Hamish sontak dibanjiri ucapan belasungkawa dari para penggemar dan rekan artis.
Banyak yang turut mendoakan agar almarhum Peter Wyllie mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan, serta memberikan kekuatan bagi Hamish dan keluarganya untuk melewati masa duka ini.***
Komentar (0)
Belum ada komentar untuk Hamish Daud Berduka, Kakek Tercinta yang Seorang Pejuang Australia Meninggal Dunia .
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!