Makna Lagu “Brooklyn Baby” dari Lana Del Rey, Potret Cinta dan Identitas di Tengah Budaya Modern

Selasa, 11 Nov 2025, 18:30 WIB

JAKARTA, KUCANTIK.COM -  Lagu “Brooklyn Baby” milik Lana Del Rey menjadi salah satu karya yang paling mencuri perhatian sejak dirilis pada 2014 silam.

Lagu ini bukan sekadar tentang cinta, tetapi juga menyinggung identitas dan gaya hidup di tengah budaya modern. Dikenal lewat nuansa dreamy khas Lana, “Brooklyn Baby” menawarkan lirik yang tajam sekaligus penuh sindiran.

Ket. Foto: — Sumber: Istimewa

Dirilis sebagai single promosi dari album Ultraviolence, lagu ini ditulis langsung oleh Lana Del Rey bersama Barrie O’Neill. Kekuatan liriknya membuat “Brooklyn Baby” berhasil menempati posisi ke-22 dalam daftar 50 Lagu Terbaik 2014 versi Rolling Stone. Lagu ini seolah menghadirkan sisi romantisme yang gelap, di mana seorang wanita menceritakan kisah cintanya dengan seorang musisi yang hidup di Brooklyn.

Melalui lagu ini, Lana menggambarkan dinamika hubungan yang kompleks. Ada cinta, ada kekaguman, tetapi juga ada rasa kecewa yang tersembunyi. Lirik He don’t even know what time it is / But I belong to him menggambarkan perasaan terikat pada seseorang yang tidak benar-benar memahami atau membalas perasaan yang sama.

Sang tokoh wanita tetap bertahan dalam hubungan itu, seolah berusaha merasionalisasi keadaan meski tahu bahwa hubungan mereka tidak ideal.

Karakter kekasih dalam lagu ini digambarkan sebagai sosok musisi yang santai, bebas, dan mungkin sedikit cuek terhadap dunia di sekitarnya. Ia menikmati hidup di Brooklyn, tempat yang sering diasosiasikan dengan kebebasan dan budaya seni independen.

Namun, di balik gaya hidupnya yang tampak keren, tersimpan ketimpangan emosional antara dirinya dan sang narator. Lirik I think I’m too cool to know ya menegaskan sikap percaya diri sekaligus kesombongan yang membuat hubungan mereka terasa dingin.

Lana Del Rey juga menyinggung tentang bagaimana masyarakat kerap menilai seseorang secara dangkal. Lewat baris They say I’m too young to love you / They say I’m too dumb to see, ia menunjukkan rasa frustasi karena sering diremehkan dan dianggap tidak tahu apa-apa tentang cinta. Narator merasa dilihat hanya dari permukaan, seperti diungkapkan dalam judge me like a picture book / By the colors, like they forgot to read.

Selain soal cinta, lagu ini juga mencerminkan konflik batin dan perbedaan dalam hubungan. Lirik I think we’re like fire and water / I think we’re like the wind and sea menegaskan dua pribadi yang sangat berbeda, tapi tetap terikat satu sama lain. Kalimat You’re burning up, I’m cooling down / You’re up, I’m down / You’re blind, I see menjadi simbol ketimpangan dalam hubungan mereka.

Meski begitu, sang narator tetap menyatakan I belong to him, seolah menerima keadaan apa adanya. “Brooklyn Baby” pun menjadi cerminan realitas hubungan yang tidak selalu seimbang, tapi tetap dijalani dengan romantisme khas Lana Del Rey. Lagu ini bukan hanya tentang cinta, tapi juga tentang pencarian jati diri di tengah dunia yang serba cepat dan penuh ekspektasi.

  • entertainment
  • lana del rey

Redaktur: Muhammad Ihsan Karim

Penulis: Muhammad Ihsan Karim

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.