Berani Bicara, Anak Menkeu Purbaya: Orang Indonesia Mabuk Agama, Tapi Kok Korupsi Tetap Merajalela?

Sabtu, 08 Nov 2025, 08:45 WIB

JAKARTA, KUCANTIK.COM – Dunia maya kembali dihebohkan oleh pernyataan seorang anak muda yang blak-blakan dan berani banget. Dia adalah Yudo Sadewa, putra dari Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa.

Selama ini, Yudo Sadewa dikenal dengan analisis tajamnya soal ekonomi dan sains. Tapi kali ini, ia bicara soal isu yang lebih sensitif: agama di Indonesia.

Ket. Foto: Yudo Sadewa, putra dari Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa. — Sumber: TikTok

Melalui akun TikTok-nya @yudosadewa, pemuda ini melontarkan kalimat yang langsung viral, “Gais, orang Indonesia itu mabuk agama sekaligus tidak beragama.” Wah, menohok, ya?

Ucapan Yudo ini langsung memicu perdebatan sengit di TikTok dan X (Twitter). Ada yang memujinya sebagai sosok yang jujur dan berani, tapi tak sedikit juga yang menganggapnya terlalu provokatif.

Introspeksi Diri: Agama Bukan Sekadar Simbol!

Cantiks, ternyata ada pesan mendalam di balik pernyataan Yudo. Ia buru-buru menegaskan bahwa ucapannya ini bukan untuk menyerang agama mana pun, lho. Justru, ia mengajak kita semua untuk introspeksi.

Menurut Yudo, banyak dari kita yang terlalu fokus pada simbol dan ritual keagamaan, namun seringkali melupakan esensi atau makna spiritual yang sebenarnya.

Ia bilang, “Kita sering berlebihan menampilkan ritual, tapi miskin pemahaman. Banyak yang kelihatannya religius, tapi masih mudah benci, iri, dan memfitnah.”

Fenomena inilah yang ia sebut sebagai ‘mabuk agama’. Semacam kondisi ketika seseorang terlalu larut dalam euforia dan tampilan luarnya saja, tanpa benar-benar menghayati nilai-nilai ketuhanan yang seharusnya mendorong kita menjadi pribadi yang lebih baik.

Ia juga menyinggung kalau ini bisa jadi salah satu alasan kenapa kasus korupsi dan maksiat masih banyak terjadi.

Agama dan Logika Harus Sejalan

Sebagai anak muda yang punya pemikiran maju, Yudo juga menyampaikan pandangannya tentang keseimbangan antara iman dan ilmu pengetahuan. Menurutnya, agama dan sains itu tidak bertentangan, malah justru harus berjalan beriringan.

“Untuk memperkuat keimanan, kita harus belajar ilmu pengetahuan,” katanya tegas.

Ia menambahkan, logika justru bisa membantu kita memahami kedalaman iman. Contohnya, memahami alasan logis di balik ajaran agama agar kita tidak cuma ikut-ikutan.

Intinya, Yudo ingin kita semua menyadari bahwa beragama itu harusnya membuat kita berpikir lebih bijak, Cantiks. Bukan sekadar alat untuk terlihat paling saleh di mata orang lain. Jadi, apakah kamu termasuk yang setuju dengan kritik pedas tapi jujur dari anak Menkeu ini?

  • Yudo Sadewa
  • Anak Menkeu Purbaya

Redaktur: Sarah Ramadhani

Penulis: Sarah Ramadhani

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.