- Home
-
- Entertainment
-
- Kisah Tragis Junko Furut...
Kisah Tragis Junko Furuta, Korban Pemerkosaan yang Fotonya Dipajang Nessie Judge untuk Konten Bareng NCT Dream
Jum'at, 07 Nov 2025, 15:00 WIBJAKARTA, KUCANTIK.COM - Nessie Judge kini tengah jadi bahan perbincangan panas di dunia maya.Â
YouTuber populer asal Indonesia itu kembali viral usai konten Halloween bersama NCT Dream dalam segmen #NERROR menuai gelombang kritik tajam, terutama dari warganet Jepang karena memajang foto korban pemerkosaan, Junko Furuta.Â
Bukan tanpa alasan, publik Jepang tersinggung karena dalam video tersebut muncul foto Junko Furuta, seorang korban nyata dari kasus kekerasan paling mengerikan dalam sejarah kriminal Jepang.Â
Foto tersebut dijadikan bagian dari dekorasi horor di set konten, yang dianggap sangat tidak sensitif.
Bagi masyarakat Jepang, nama Junko Furuta bukan sekadar kisah tragis, melainkan simbol luka nasional yang hingga kini masih membekas.Â
Siapa Junko Furuta?
Junko, yang lahir pada 18 Januari 1971 di Misato, Prefektur Saitama, dikenal sebagai siswi SMA ceria, cerdas, dan pekerja keras.
Namun hidupnya berakhir tragis di usia 17 tahun karena menjadi korban penculikan dan penyiksaan tak manusiawi.Â
Kisah kelam itu bermula pada 25 November 1988. Saat dalam perjalanan pulang dari tempat kerja, Junko diculik oleh Hiroshi Miyano, remaja laki-laki yang dendam karena cintanya ditolak.Â
Miyano, yang dikenal memiliki koneksi dengan geng Yakuza, menyekap Junko di rumah seorang temannya di Ayase, Tokyo.
Selama 44 hari penuh, gadis malang itu mengalami penyiksaan fisik dan seksual yang luar biasa sadis.Â
Dalam laporan pengadilan, Junko diperkosa berkali-kali oleh Miyano dan teman-temannya lebih dari 400 kali. Ia dipukuli, disetrum, dibakar, bahkan dipaksa memakan kecoak dan urin sendiri.Â
Tubuhnya digantung seperti samsak tinju dan dibiarkan kelaparan hingga nyaris tak bernyawa.
Pada awal Januari 1989, setelah berulang kali disiksa hingga kejang-kejang, Junko akhirnya meninggal dunia.Â
Tubuhnya kemudian dimasukkan ke dalam drum berisi semen dan dibuang ke area pembuangan di Tokyo.Â
Tragedi ini dikenal luas sebagai Concrete-Encased High School Girl Murder Case, salah satu kasus paling brutal di Jepang modern.
Ironisnya, para pelaku lolos dengan hukuman ringan karena masih di bawah umur. Miyano hanya dijatuhi 20 tahun penjara, sementara rekan-rekannya mendapat vonis 5â9 tahun.Â
Publik Jepang pun geram, menilai hukum negaranya gagal memberi keadilan bagi korban.
Kini, lebih dari 30 tahun berlalu, kisah Junko masih menjadi simbol penderitaan dan peringatan terhadap bahaya kekerasan remaja.Â
Karena itu, kemunculan fotonya dalam konten hiburan dianggap sangat melukai hati masyarakat Jepang.
Setelah kritik membanjiri media sosial, Nessie Judge akhirnya menyampaikan permintaan maaf terbuka dan mengklarifikasi bahwa penggunaan foto tersebut bukan untuk eksploitasi, melainkan bentuk penghormatan terhadap kisah nyata yang pernah ia bahas.
Namun, publik masih terbelah, sebagian menerima, sebagian lagi menilai langkah itu tetap tidak pantas.
- NCT Dream
- Jepang
Redaktur: Alfina Febriyana
Penulis: Alfina Febriyana
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.