Netizen Tiongkok Lawan Bungkam Pemerintah lewat Cara Kreatif demi Keadilan untuk Yu Menglong

Kamis, 06 Nov 2025, 06:00 WIB

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Kematian mendadak aktor asal Tiongkok, Yu Menglong, terus memicu gelombang pertanyaan dan ketidakpercayaan publik. Meski pemerintah Tiongkok menutup kasus tersebut hanya dalam waktu 24 jam, para penggemar di berbagai penjuru negeri tetap menolak versi resmi yang menyebut sang aktor meninggal akibat “kecelakaan karena mabuk.”

Ket. Foto: Yu Menglong — Sumber: Instagram/alanyu0615

Yu Menglong dilaporkan meninggal dunia pada 11 September 2025, setelah terjatuh dari sebuah gedung tinggi di Beijing. Pihak berwenang segera menutup penyelidikan dan menyatakan kematian itu sebagai “jatuh tidak sengaja” akibat “malam mabuk berat.”

Namun, reaksi publik menunjukkan ketidakpuasan mendalam. Banyak yang menilai kasus tersebut terlalu cepat ditutup tanpa investigasi mendalam.

Mulai dari sesama artis, penggemar, hingga aktivis hak asasi manusia menyoroti kejanggalan dalam penanganan kasus ini. Bahkan, sejumlah laporan tidak resmi menyebut adanya pejabat tinggi keamanan yang diduga melindungi pihak-pihak tertentu yang terlibat dalam kematian Yu.

Pesan Rahasia dalam Pesanan Makanan

Di tengah ketatnya sensor internet Tiongkok, para penggemar menemukan cara kreatif untuk menyuarakan kebenaran. Salah satunya melalui pesanan makanan daring.

Sebuah tangkapan layar yang viral di media sosial memperlihatkan pesanan bertanggal 13 Oktober. Di permukaan, pesanan itu tampak biasa yakni hanya berisi ikan sup asam pedas. Namun, catatan pengirimannya membuat publik geger.

“Mohon perhatikan kasus aktor yang memerankan Bai Zhen di Bilibili, setelah menemukan bukti pencucian uang perusahaan, dia disiksa hingga tewas,” tulis pesan tersebut. Pesan itu juga menyebut dugaan hilangnya dana pensiun sebesar 80 miliar yuan.

Unggahan tersebut langsung dihapus, tetapi sudah telanjur menyebar luas. Banyak pengguna memuji keberanian dan kecerdikan penggemar dalam menembus tembok sensor daring.

Komentar seperti “Ini suara untuk Yu!” dan “Nama Yu boleh dilarang, tapi kreativitas kami tidak,” membanjiri dunia maya.

Salah satu warganet menulis, “Siapa pun yang menulis pesan itu telah menemukan cara agar percakapan tentang Yu tetap hidup. Di balik tembok sensor, sebagian besar orang masih belum tahu apa yang sebenarnya terjadi.”

“Hashtag Bisa Dihapus, Tapi Tidak Hati Kami”

Sejak kematian Yu, platform seperti Weibo dan Douban sistematis menghapus tagar, unggahan, dan diskusi terkait dirinya. Pencarian dengan nama sang aktor kini tidak menampilkan hasil apa pun.

Beberapa pengguna bahkan ditangguhkan akunnya, dan tiga orang dilaporkan ditahan karena dianggap menyebarkan “rumor.”

Namun, semangat solidaritas tetap menyala. Penggemar mulai menggunakan kode, simbol, dan pesan tersembunyi untuk melanjutkan percakapan tentang sang aktor.

“Kalian bisa membungkam tagar, tapi tidak hati kami,” tulis salah satu komentar yang viral.

Gerakan Global untuk Keadilan

Misteri kematian Yu Menglong kini berkembang menjadi gerakan global. Ribuan penggemar di luar Tiongkok menggunakan platform seperti YouTube, X (Twitter), dan Instagram untuk menyuarakan keadilan dari video penghormatan, rekonstruksi kronologi, hingga imbalan terbuka bagi siapa pun yang punya informasi terkait kasus tersebut.

Bahkan di Times Square, New York, foto-foto Yu kini ditampilkan setiap jam sebagai bentuk penghormatan diam. Sebuah petisi daring bertajuk “Justice for Yu Menglong” telah mengumpulkan lebih dari 600.000 tanda tangan di seluruh dunia, menuntut penyelidikan independen dan transparan.

Bagi banyak orang, perjuangan ini kini melampaui dunia hiburan. Yu Menglong telah menjadi simbol perlawanan terhadap sensor dan keberanian rakyat biasa yang menolak bungkam di bawah pengawasan negara.

Seorang penggemar menulis dengan getir, “Mereka bisa menghapus kata-kata kami, tapi tidak bisa menghapus apa yang kami ingat.”

Kematian Yu mungkin menutup satu bab kehidupannya, namun bagi publik Tiongkok, kisahnya justru membuka bab baru tentang pencarian kebenaran di tengah sunyi yang dipaksakan.

  • Kematian Yu Menglong
  • Netizen Tiongkok Dibungkam

Redaktur: Fitrya A Kusumah

Penulis: Fitrya A Kusumah

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.