Dibalik Senyum Ramahnya, Wanita Ini Membuat Kue dan Sabun dari Jasad Manusia!
JAKARTA, KUCANTIK.COM - Leonarda Cianciulli dikenal sebagai sosok ibu rumah tangga yang ramah dan hangat di Italia pada era 1940-an. Ia sering membagikan kue buatannya kepada para tetangga dan dikenal sebagai warga yang dermawan di kota kecil Correggio.
Namun, di balik keramahan dan senyumnya, tersembunyi kisah kelam yang mengguncang dunia kriminal Eropa. Siapa sangka, perempuan ini ternyata adalah salah satu pembunuh paling mengerikan dalam sejarah Italia dikenal dengan julukan “Soap-Maker of Correggio.”
Kisah mengerikan ini berawal ketika Perang Dunia II pecah. Putra kesayangannya, Giuseppe, dipanggil untuk mengikuti wajib militer. Sejak saat itu, Leonarda mulai diliputi ketakutan luar biasa akan kehilangan anaknya.
Ia mempercayai ramalan dan keyakinan mistis bahwa untuk menyelamatkan Giuseppe dari maut di medan perang, ia harus melakukan pengorbanan manusia.
Rekomendasi juga buat kamu:
Obsesi tersebut membawanya pada tindakan sadis. Tiga perempuan menjadi korban dari ritual pengorbanan Leonarda. Tubuh para korban dihancurkan menggunakan soda kaustik, dan sebagian diolah menjadi sabun serta kue yang kemudian ia bagikan kepada orang-orang di sekitar, termasuk keluarga dan tetangganya. Yang membuat kasus ini semakin menyeramkan, Leonarda melakukan semua itu dengan tenang, tanpa rasa bersalah sedikit pun.
Dalam pengadilan, Leonarda justru terlihat bangga atas perbuatannya. Ia bahkan menyatakan bahwa dirinya telah “membantu negaranya,” karena saat itu ia memberikan logam hasil dari tubuh korban sebagai kontribusi perang. Pengakuannya yang dingin dan tanpa penyesalan membuat publik Italia terkejut dan muak.
Pada akhirnya, Leonarda Cianciulli dijatuhi hukuman 30 tahun penjara dan 3 tahun di rumah sakit jiwa. Ia menghabiskan sisa hidupnya di balik jeruji hingga meninggal dunia pada tahun 1970.
Kisah ini menjadi legenda kelam di Italia. Panci besar yang ia gunakan untuk melarutkan tubuh para korban masih disimpan dan kini dipamerkan di Museum Kriminologi Roma, sebagai pengingat nyata dari kengerian yang pernah terjadi.
Kasus Leonarda Cianciulli tidak hanya menjadi catatan kriminal brutal, tetapi juga refleksi tentang bagaimana trauma, keyakinan mistis, dan obsesi terhadap keluarga bisa menuntun seseorang pada kejahatan yang tak masuk akal.
Pertanyaannya kini, apa yang sebenarnya mendorong Leonarda melakukan hal sejauh itu, trauma masa lalu, kepercayaan irasional, atau cinta buta kepada anaknya?
Komentar (0)
Belum ada komentar untuk Dibalik Senyum Ramahnya, Wanita Ini Membuat Kue dan Sabun dari Jasad Manusia! .
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!