Kim Kardashian Bongkar Rahasia Kondisi Otaknya, Sebut Stres Picu Masalah Serius
JAKARTA, KUCANTIK.COM - Kabar mengejutkan datang dari bintang reality show sekaligus pengusaha ternama asal Amerika Serikat, Kim Kardashian. Perempuan berusia 45 tahun itu mengungkap bahwa dirinya baru saja didiagnosis menderita aneurisma otak.
Rekomendasi juga buat kamu:
Pengakuan mengejutkan ini disampaikan Kim dalam cuplikan musim ketujuh serial The Kardashians yang tayang perdana di platform Disney+ pada Kamis (23/10/2025). Dalam potongan video tersebut, Kim terlihat berbicara serius kepada tim medis yang menanganinya.
“Ada semacam aneurisma kecil,” ujar Kim dalam video yang ditampilkan pada awal episode perdana musim terbaru serial tersebut.
Pernyataan itu langsung memicu reaksi kaget dari sang kakak, Kourtney Kardashian Barker, yang terdengar menjawab singkat, “Whoa.” Dalam cuplikan yang sama, Kim juga tampak menjalani pemindaian otak (brain scan) di rumah sakit.
Ia menyiratkan bahwa kondisi tersebut mungkin ada kaitannya dengan tingkat stres yang tinggi.
Kim Kardashian diketahui memiliki empat anak dari pernikahannya dengan mantan suami, rapper Kanye West, yang kini berusia antara 6 hingga 12 tahun.
Kesibukannya sebagai ibu tunggal, pebisnis, dan tokoh publik disebut-sebut menjadi salah satu penyebab stres yang cukup berat bagi dirinya.
Apa Itu Aneurisma Otak?
Aneurisma otak merupakan pelebaran atau penonjolan pada pembuluh darah di otak yang sering diibaratkan sebagai “titik lemah pada ban kendaraan.” Berdasarkan data medis, sekitar 1 dari 50 orang memiliki aneurisma otak yang belum pecah.
Sebagian besar tidak menyadarinya karena biasanya tidak menimbulkan gejala.
Namun, jika ukurannya membesar, aneurisma dapat menyebabkan sakit kepala parah, kelemahan tubuh, gangguan bicara, atau kesulitan menjaga keseimbangan. Bila pecah, kondisi ini dapat memicu stroke, kerusakan otak, bahkan kematian.
Menurut Dr. Shazam Hussain, Direktur Cerebrovascular Center di Cleveland Clinic, aneurisma otak tidak selalu berbahaya.
“Banyak kasus bisa dipantau tanpa tindakan. Ketika harus diobati pun, kini tersedia banyak cara yang efektif,” jelasnya.
Sementara Dr. Aditya Pandey dari University of Michigan Health menjelaskan bahwa keputusan untuk melakukan tindakan medis sangat bergantung pada lokasi, ukuran, dan bentuk aneurisma, serta riwayat keluarga pasien.
Faktor risiko yang memperbesar kemungkinan aneurisma pecah antara lain merokok dan tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol.
Kedua ahli tersebut menegaskan bahwa stres bukan penyebab langsung aneurisma otak. Meskipun stres kronis bisa meningkatkan tekanan darah, belum ada bukti ilmiah kuat yang menunjukkan hubungan langsung antara stres dan pembentukan aneurisma.
Kim Kardashian sendiri sebelumnya sempat mempromosikan penggunaan MRI tubuh penuh (full-body scan) sebagai metode deteksi dini penyakit. Namun, sejumlah dokter menilai metode ini tidak selalu dibutuhkan oleh semua pasien.
Hingga kini, belum diketahui apakah Kim mengalami gejala tertentu akibat aneurisma tersebut. Pihak keluarga maupun perwakilan resmi Kim Kardashian belum memberikan pernyataan tambahan mengenai kondisinya.
Namun publik berharap sang bintang dapat segera pulih dan tetap menjalani aktivitasnya dengan hati-hati.
Komentar (0)
Belum ada komentar untuk Kim Kardashian Bongkar Rahasia Kondisi Otaknya, Sebut Stres Picu Masalah Serius .
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!