Tidur Miring Kanan atau Kiri, Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?

Jum'at, 24 Okt 2025, 17:00 WIB

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Tidur merupakan bagian penting dalam kehidupan manusia. Tanpa tidur yang cukup, tubuh akan mengalami penurunan fungsi, baik secara fisik maupun mental.

Selain berperan dalam pemulihan energi setelah seharian beraktivitas, tidur juga penting untuk menjaga keseimbangan sistem tubuh secara keseluruhan.

Ket. Foto: Posisi tidur yang baik untuk kesehatan — Sumber: Freepik

Namun, tidak semua posisi tidur memberikan efek yang sama bagi setiap orang. Setiap posisi memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing, tergantung pada kondisi kesehatan individu.

Dengan kata lain, posisi tidur yang baik untuk satu orang belum tentu cocok bagi orang lain. Lantas, bagaimana cara memilih posisi tidur yang tepat?

Tidur Miring ke Kiri

Menurut laporan IFL Science, mayoritas manusia cenderung tidur dengan posisi tubuh miring. Posisi ini terasa lebih nyaman karena tubuh mendapat bantuan gravitasi untuk tetap stabil.

Penelitian dari Jefferson Medical College, Philadelphia, Pennsylvania, menemukan bahwa tidur dengan posisi miring ke kiri bermanfaat bagi penderita asam lambung.

Posisi ini membantu menurunkan risiko refluks asam, karena gravitasi menjaga agar isi lambung tidak naik ke kerongkongan.
Selain itu, tidur miring ke kiri juga membantu melancarkan sirkulasi darah menuju jantung dan mengurangi gejala heartburn atau rasa panas di dada.

Tidur Miring ke Kanan

Sementara itu, posisi tidur miring ke kanan dikaitkan dengan pernapasan yang lebih baik, terutama bagi penderita sleep apnea. Studi yang diterbitkan dalam Jurnal Springer (2011) menunjukkan bahwa posisi tidur memengaruhi tingkat keparahan gangguan napas. Peneliti menemukan bahwa tidur di sisi kanan menurunkan frekuensi apnea, khususnya pada pasien dengan gejala sedang hingga berat.

Selain itu, riset dari Journal of the American College of Cardiology mengungkap bahwa pasien gagal jantung lebih nyaman tidur miring ke kanan. Hal ini diduga sebagai respons alami tubuh untuk menjaga fungsi jantung agar tetap stabil.

Tidur Telungkup dan Telentang

Posisi tidur telungkup atau tengkurap ternyata memiliki risiko tersendiri. Penelitian menunjukkan bahwa posisi ini dapat meningkatkan tekanan intraokular (tekanan cairan di mata), yang berpotensi menyebabkan glaukoma dan neuropati optik.

Selain itu, tidur tengkurap juga memberi tekanan lebih besar pada kulit wajah sehingga meningkatkan risiko munculnya kerutan.

Sebaliknya, posisi telentang justru membantu mencegah kerutan di wajah karena tekanan pada kulit berkurang. Namun, posisi ini bisa menyebabkan mendengkur dan sleep apnea pada beberapa orang akibat penyempitan saluran pernapasan saat tidur.

Rata-rata, seseorang berganti posisi tidur hingga 20 kali dalam semalam, dan semakin lama tubuh berada dalam satu posisi, semakin besar dampaknya terhadap kesehatan kulit dan pernapasan.

Tidak ada satu posisi tidur yang paling sempurna untuk semua orang. Pilihlah posisi tidur yang paling nyaman dan sesuai dengan kondisi kesehatan masing-masing. Yang terpenting, pastikan tidur cukup dan berkualitas agar tubuh dapat berfungsi optimal setiap hari.

  • Posisi Tidur untuk Kesehatan
  • Tidur Miring Kanan atau Miring Kiri

Redaktur: Fitrya A Kusumah

Penulis: Fitrya A Kusumah

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.