Sangyoung Entertainment menyampaikan pernyataannya melalui media Korea, Heraldpop, pada Senin, 20 Oktober 2025. Pihak agensi menyebut bahwa rumor yang menyeret nama artisnya telah menimbulkan kerugian besar, baik secara moral maupun profesional.
âTerkait isu yang baru-baru ini diunggah dan disebarluaskan melalui komunitas daring serta media sosial, kami sedang mempersiapkan langkah hukum atas kerugian yang disebabkan oleh penyebaran fakta palsu dan rumor jahat,â jelas pihak agensi dalam pernyataannya.
Agensi tersebut menilai penyebaran isu ini sebagai masalah yang sangat serius dan menegaskan tidak akan tinggal diam.
âMengingat keseriusan masalah ini, kami akan mengambil segala tindakan yang diperlukan setelah menghitung skala kerugian langsung maupun tidak langsung akibat penyebaran informasi palsu tersebut,â lanjut Sangyoung Entertainment.
Tak hanya pembuat rumor, pihak agensi juga menegaskan bahwa setiap individu yang turut menyebarkan konten fitnah tersebut akan ikut diproses secara hukum. Mereka juga mengimbau masyarakat agar berhati-hati dan tidak terlibat dalam penyebaran informasi yang belum terverifikasi.
âTerkait isu di atas, tidak hanya tindakan penulisan (pembuat konten), tetapi pengunggahan dan penyebarannya secara sembarangan juga termasuk objek tindakan hukum. Kami mohon agar publik berhati-hati agar tidak terjadi kerugian yang tidak perlu,â tegas agensi tersebut.
Sebelumnya, Lee Yi-kyung menjadi sasaran tuduhan serius setelah bukti percakapan pribadi yang diklaim melibatkan dirinya beredar luas di dunia maya. Seorang individu yang mengaku sebagai korban mengunggah tangkapan layar obrolan tersebut dengan tujuan mengungkap âsifat asliâ sang aktor.
Meski demikian, korban sempat menyebut bahwa interaksi tersebut hanyalah âsebuah sandiwaraâ dan bukan situasi yang serius. Dalam potongan percakapan yang beredar, Lee Yi-kyung diduga melontarkan pernyataan bernada ancaman seksual seperti,
âJennie, aku akan meminta beberapa pria Korea untuk memerkosamu,â yang oleh sebagian pihak disebut mengandung unsur role-play.
Selain itu, aktor drama Welcome to Waikiki tersebut juga dituduh menanyakan ukuran bra korban secara rinci dan secara terang-terangan meminta,
âKirim foto vagina-mu.â
Ketika korban menolak, sang aktor diduga merespons secara agresif dengan mengirimkan foto bagian pribadinya disertai umpatan kasar.
Kontroversi semakin memanas ketika korban mengaku bahwa Lee Yi-kyung sempat memintanya melakukan âTES BDSMâ, serta membicarakan peran submisif dalam konteks hubungan seksual.
Pengungkapan percakapan tersebut memicu gelombang kemarahan dan kekecewaan dari publik Korea maupun internasional. Namun, hingga kini, tidak ada bukti autentik yang terverifikasi, sementara pihak agensi Lee Yi-kyung menegaskan akan melawan semua tuduhan palsu melalui jalur hukum untuk memulihkan nama baik sang aktor.