Raih Gelar Ratu Medsos Tiongkok, Popularitas Zhao Lusi Salip Dilraba Dilmurat di Dunia Maya

Ket. Zhao Lusi (kiri) dan Dilraba Dilmurat (kanan)

Doc: Tangkapan Layar Instagram

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Nama Zhao Lusi tengah menjadi perbincangan hangat publik. Bukan hanya karena kemampuan aktingnya yang memukau dalam drama Love’s Ambition, tetapi juga karena satu gelar baru yang kini disematkan padanya yakni “Ratu Medsos Tiongkok.”

Julukan tersebut diberikan oleh situs hiburan Korea, KBIZOOM, pada Sabtu (11/10), setelah data menunjukkan bahwa Zhao Lusi berhasil menyalip popularitas Dilraba Dilmurat, yang sebelumnya menduduki posisi teratas di jagat media sosial Tiongkok.

Dari Love’s Ambition ke Puncak Popularitas

Kesuksesan drama Love’s Ambition menjadi titik balik besar bagi karier Zhao Lusi. Serial bergenre romansa ambisi ini langsung mencuri perhatian publik sejak penayangan perdananya di Tencent Video dan WeTV.

Dalam waktu singkat, drama tersebut mencatat lebih dari 300 juta interaksi di platform Tencent menjadi angka luar biasa yang jarang diraih oleh drama baru.

Adegan-adegan romantis dan ekspresi lembut Lusi di layar pun viral di Douyin (versi Tiongkok dari TikTok) dan Weibo, membuat namanya kembali melambung.

Banyak netizen menilai bahwa drama ini tak hanya memperkuat posisinya sebagai aktris papan atas, tapi juga mempertegas citranya sebagai figur publik yang dekat, hangat, dan autentik di mata penggemar.

50 Juta Pengikut, dan Terus Bertambah

Popularitas Zhao Lusi kini tak terbendung. Ia resmi dinobatkan sebagai aktris Tiongkok dengan jumlah pengikut terbanyak di Douyin, dengan total lebih dari 50 juta followers.

Angka itu membuatnya melampaui Dilraba Dilmurat, yang selama bertahun-tahun dikenal sebagai ikon digital Negeri Tirai Bambu. Selain itu, Lusi juga aktif di platform Xiaohongshu (Red Note), dengan pengikut mencapai 23 juta.

Menariknya, meskipun ia sempat menutup akun Weibo-nya yang dulu memiliki lebih dari 30 juta pengikut, eksistensinya di platform lain justru semakin kuat.

Keputusan tersebut dianggap sebagai langkah berani dan cerdas jadi sebuah sinyal bahwa Zhao Lusi ingin menciptakan ruang digital yang lebih positif dan terkendali, tanpa terjebak dalam tekanan dunia maya yang sering kali keras dan penuh drama.

Dikenal Apa Adanya

Bagi para penggemar, keaslian Zhao Lusi menjadi kunci utama pesonanya. Ia tak segan membagikan sisi personal, mulai dari kelelahan saat syuting, refleksi diri, hingga momen-momen lucu dalam kesehariannya.

Dalam salah satu siaran langsung di Douyin, Lusi bahkan berbicara terbuka tentang konflik dengan agensi dan tekanan kerja serta disaksikan oleh puluhan juta penonton.

Alih-alih menuai kontroversi, momen tersebut justru membuat publik semakin menyayanginya. Mereka melihat sosok “manusia biasa” di balik gemerlap layar, yakni seseorang yang jujur, hangat, dan rendah hati.

Menggeser Ratu Sebelumnya

Selama ini, Dilraba Dilmurat dikenal dengan citra glamor dan karismatik. Namun kini, publik tampaknya lebih terpikat oleh keaslian dan kesederhanaan Zhao Lusi.

Pergeseran ini dianggap sebagai simbol perubahan generasi dan selera publik Tiongkok, yang kini lebih menghargai figur yang apa adanya daripada sekadar citra sempurna.

Antara Tekanan dan Kejayaan

Meski berada di puncak popularitas, Zhao Lusi juga menghadapi tekanan besar. Ia pernah mengaku sempat mengalami kelelahan fisik dan mental selama proses syuting Love’s Ambition hingga vakum sementara dari media sosial.

Namun, ia kembali dengan semangat baru dan membuktikan bahwa ketulusan dan konsistensi lebih kuat dari sekadar strategi promosi.

Kini, Zhao Lusi bukan sekadar bintang layar kaca, ia adalah ikon era digital yang memadukan pesona, kedekatan emosional, dan kejujuran. Dan dengan 50 juta pengikut setia, pantas rasanya jika publik kini menobatkannya sebagai “Ratu Medsos Tiongkok.”

Kirim
Tulisan Terkait
FAVORIT PEMBACA

TERBARU
PILIHAN