Prabowo: Genjatan Senjata Langkah Awal Perdamaian Menyeluruh di Palestina
Rabu, 15 Okt 2025, 10:00 WIBJAKARTA- Presiden RI, Prabowo Subianto mengatakan kesepakatan gencatan senjata dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Perdamaian Gaza di Sharm El-Sheikh, Mesir, merupakan langkah awal menuju perdamaian menyeluruh di Palestina.
âSaya kira ini awal yang baik, intinya itu ya. Jadi, kita datang untuk menyatakan dukungan dan memberi support, yang penting gencatan senjata sudah berjalan, kemudian segera pasukan Israel akan ditarik,â kata Prabowosetibanya di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Selasa (14/10).
Prabowo mengatakan banyak tokoh dari berbagai negara hadir menyaksikan penandatanganan pokok-pokok persetujuan rencana gencatan senjata yang nantinya mengarah kepada perdamaian yang menyeluruh.
âIndonesia tentunya selalu diajak untuk ikut mendukung proses besar ini. Memang ini tekad kita sebagai bangsa,â kata Prabowo.
Indonesia tegas Presiden hadir di forum tersebut untuk menyatakan dukungan penuh terhadap upaya perdamaian dan penghentian kekerasan di Gaza.
Selain penarikan pasukan Israel dan penyelesaian isu kemanusiaan, kesepakatan lainnya termasuk pembebasan para sandera.
âTentunya sesuai tahapan-tahapan, sandera-sandera sudah dilepas, masih ada beberapa yang mungkin yang jenazahnya yang belum ketemu,â katanya.
Kepala Negara lebih lanjut mengatakan bahwa dukungan terhadap Palestina merupakan komitmen moral dan politik yang telah menjadi bagian dari jati diri bangsa Indonesia.
âTekad saya, puluhan tahun saya membela Palestina, puluhan tahun sejak saya masih muda, kita terus-menerus mendukung kemerdekaan Palestina, rakyat Palestina,â katanya.
KTT Perdamaian Gaza di Sharm El-Sheikh, Mesir, dipimpin bersama oleh Presiden Mesir Abdel Fattah el-Sisi dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Pertemuan dihadiri sejumlah pemimpin dunia dari Timur Tengah, Eropa, hingga Asia, termasuk Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, Emir Qatar Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani, Raja Jordania Abdullah II, Presiden Palestina Mahmoud Abbas, serta Presiden Prancis Emmanuel Macron dan Kanselir Jerman Friedrich Merz.
Selain itu, hadir pula para kepala pemerintahan dari Italia, Spanyol, Inggris, Yunani, Hungaria, Pakistan, hingga Kanada, serta perwakilan lembaga internasional seperti Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres, Presiden Dewan Eropa Antonio Costa, dan Sekjen Liga Arab Ahmed Aboul Gheit.
Harus Siap
Guru Besar Hukum Internasional Universitas Indonesia (UI) Hikmahanto Juwana menilai kehadiran Presiden Prabowo Subianto pada KTT Sharm el-Sheikh untuk Perdamaian di Gaza menjadi bukti bahwa posisi Indonesia sangat diperhitungkan dalam percaturan politik dunia.
âUndangan yang mendadak itu menunjukkan bahwa kita sangat diperhitungkan dalam percaturan politik dunia, khususnya dalam perdamaian di Gaza,â kata Hikmahanto kepada Antara di Jakarta, Selasa (14/10).
Kehadiran Prabowo pada pertemuan yang dihadiri 20 negara itu, dinilainya juga untuk menindaklanjuti pernyataannya dalam Sidang Majelis Umum PBB yang menyebutkan kesiapan Indonesia untuk menempatkan 20 ribu tentara dalam pasukan perdamaian, termasuk di Gaza.
Salah satu butir rencana perdamaian Gaza yang diinisiasi Presiden Amerika Serikat Donald Trump adalah penarikan pasukan Israel (IDF) dari wilayah Gaza ke zona yang telah ditentukan.
âJadi ini juga makanya kalau saya tidak salah, (dalam) rapat sebelum beliau berangkat, itu ada Wakil Panglima TNI, yang diminta (agar) TNI harus sudah siap. Kalau misalnya sewaktu-waktu kita akan diminta dan saya rasa sih akan segera karena dengan IDF mundur dan ingin memastikan bahwa tidak ada oknum-oknum yang akan merusak gencatan senjata,â ujar Hikmahanto.
Latar belakang Presiden Prabowo yang kuat di dunia internasional membuatnya terbuka terhadap keterlibatan dalam berbagai isu global. Kehadiran kepala negara Indonesia, kendati hanya beberapa jam saja, di berbagai forum internasional, kini telah menjadi kebutuhan diplomasi modern.
Kehadiran Indonesia melalui Presiden memiliki bobot diplomatik dan citra yang berbeda dibanding jika hanya diwakili seorang menteri. Karena itu, ia menilai wajar jika Presiden Prabowo aktif dalam berbagai forum dan diplomasi luar negeri.
âMasyarakat internasional memang butuh. Di mana pun Bapak Presiden nggak minta juga pasti diundang. Apakah memberikan kontribusi, pemikiran, atau misalnya kontribusi sumbangan nyata atau untuk mendapatkan legitimasi,â ujarnya.
Presiden AS, Donald Trump dalam kesempatan itu mengatakan peace summit di Sharm el-Sheikh, Mesir, berlangsung sangat baik dan berhasil menyelesaikan konflik yang telah berlangsung selama 500 tahun hingga 3.000 tahun itu.
- konflik Israel Palestina
Redaktur: Diapari S
Penulis: Diapari S
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.