Dalam kesempatan tersebut, Vicky dengan nada reflektif mengaku bahwa dirinya merasa semakin jauh dari akar spiritualnya sebagai seorang santri. Ia mengenang masa lalu ketika masih menempuh pendidikan di pesantren, dan kini merasa kehidupannya telah jauh bergeser dari nilai-nilai tersebut.
âDulu pesantren ya, terus kok makin jauh dari sosok santri aku,â ungkap Vicky Prasetyo dengan nada penuh penyesalan.
Penyesalan Terbesar: Dampak pada Anak-anak
Penyesalan terdalam Vicky bukan hanya karena dirinya menjauh dari kehidupan religius, tetapi juga karena drama kehidupannya turut berdampak pada anak-anaknya.
Ia mengaku merasa malu dan sedih ketika anak-anaknya harus ikut menanggung sanksi sosial akibat pemberitaan negatif tentang dirinya yang kerap viral di media.
âYa malu lah, kasihan anak-anak jadi kena sanksi sosial,â ucap Vicky dengan ekspresi serius.
Ia menambahkan, anak-anaknya bahkan sempat mempertanyakan berbagai isu yang beredar di publik, termasuk kabar bahwa dirinya telah menikah sebanyak 24 kali.
Klarifikasi Soal Pernikahan
Dalam kesempatan yang sama, Vicky Prasetyo juga memberikan klarifikasi mengenai jumlah pernikahannya yang selama ini menjadi bahan perbincangan publik. Ia menegaskan bahwa tidak semua pernikahan yang diberitakan benar-benar sah secara hukum dan agama.
âYang sah itu empat. Yang buat bercanda-bercandaan, yang buat program-program pagi, itu ya dua puluh,â jelasnya sambil tersenyum tipis.
Menurut Vicky, sebagian besar âpernikahanâ yang ia lakukan hanyalah bagian dari konsep hiburan televisi dan tidak memiliki ikatan hukum.
Pesan Kehidupan dari Vicky Prasetyo
Meski kerap gagal dalam membina rumah tangga, Vicky kini memiliki pandangan hidup yang lebih bijak. Ia menyampaikan pesan kepada para penonton yang mungkin tengah menghadapi kegagalan dalam hubungan percintaan agar tidak larut dalam kesedihan.
âKalau kita lagi sayang-sayangnya sama orang, sudah memberikan effort terbaik, tapi tiba-tiba kamu ditinggalkan, jangan bersedih. Itu cara Tuhan memisahkanmu dari orang yang salah,â tutupnya.
Ungkapan jujur Vicky Prasetyo ini pun menuai beragam reaksi dari publik. Banyak yang memuji keberaniannya untuk introspeksi dan mengakui kesalahan, sementara sebagian lainnya menilai pernyataannya sebagai bentuk refleksi yang terlambat.
Namun, satu hal yang pasti Vicky kini mencoba menata kembali kehidupannya, dimulai dari penyesalan yang ia jadikan pelajaran berharga.