- Home
-
- Entertainment
-
- Kebiasaan Sehat yang Bis...
Kebiasaan Sehat yang Bisa Cegah Penurunan Fungsi Otak pada Lansia
Selasa, 30 Sep 2025, 06:00 WIBJAKARTA, KUCANTIK.COM - Olahraga ringan, pola makan bergizi, hingga aktivitas sosial ternyata bukan sekadar rutinitas sehat, melainkan juga strategi penting untuk menjaga fungsi otak di usia lanjut.
Hal ini dibuktikan lewat sebuah studi berskala besar di Amerika Serikat yang melibatkan lebih dari 2.000 orang berusia 60 hingga 79 tahun dengan risiko tinggi mengalami gangguan kognitif.
Penelitian yang dipimpin oleh Dr. Laura D. Baker dari Wake Forest University tersebut berlangsung selama dua tahun. Para peneliti membagi peserta ke dalam dua kelompok.
Kelompok pertama mendapat pendampingan intensif berupa latihan fisik teratur, program pelatihan otak berbasis digital, pemantauan kesehatan berkala, serta pola makan dengan panduan MIND diet yakni kombinasi pola makan Mediterania dan DASH yang dikenal baik untuk kesehatan otak.
Sementara itu, kelompok kedua hanya menerima arahan umum dengan frekuensi pertemuan terbatas.
Hasil penelitian menunjukkan, kedua kelompok sama-sama mengalami perbaikan fungsi kognitif. Namun, mereka yang mengikuti bimbingan terstruktur mencatat peningkatan lebih signifikan.
Skor kognitif global kelompok intensif meningkat 0,243 standar deviasi per tahun, sedangkan kelompok mandiri mencatat kenaikan 0,213.
Peningkatan paling menonjol terlihat pada fungsi eksekutif otak, yaitu kemampuan merencanakan, mengatur, dan melaksanakan aktivitas sehari-hari. Sementara itu, kecepatan berpikir hanya menunjukkan perbaikan kecil, dan daya ingat cenderung stabil pada kedua kelompok.
Yang tak kalah menarik, manfaat tersebut muncul konsisten pada berbagai latar belakang peserta, termasuk mereka yang memiliki faktor genetik risiko Alzheimer.
Temuan ini menambah bukti kuat bahwa kombinasi olahraga, pola makan sehat, stimulasi mental, serta interaksi sosial mampu memberikan perlindungan nyata terhadap penurunan fungsi otak.
Studi yang dikenal sebagai U.S. POINTER ini merupakan kelanjutan dari penelitian FINGER trial di Finlandia. Keduanya menegaskan pentingnya pendekatan multidomain, menggabungkan berbagai aspek gaya hidup untuk melindungi kesehatan otak pada lansia.
Menurut para peneliti, meski peningkatan yang dicatat relatif kecil, dampaknya signifikan bila diterapkan sebagai strategi pencegahan jangka panjang.
Tidak diperlukan obat atau prosedur invasif, melainkan konsistensi dalam menjalani kebiasaan sehat. Dukungan sosial, struktur program, serta pemantauan rutin disebut sebagai kunci keberhasilan.
Temuan ini menjadi sinyal positif bahwa menjaga otak tetap bugar di usia senja bukan hanya mungkin, tetapi juga bisa dimulai dari hal-hal sederhana dalam kehidupan sehari-hari.
- Penurunan Fungsi Otak pada Lansia
- Cegah penurunan fungsi otak pada lansia
Redaktur: Fitrya A Kusumah
Penulis: Fitrya A Kusumah
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.