Tiongkok Tak Lagi Pegang Kendali Algoritma TikTok di Amerika

Rabu, 24 Sep 2025, 09:34 WIB

WASHINGTON- Pemerintah Amerika Serikat, Senin (22/9), mengatakan versi TikTok di negara Paman Sam itu bakal menampilkan model buatan dalam negeri dari algoritma aplikasi yang berharga itu, yang berpotensi menyingkirkan salah satu hambatan utama untuk menjaga platform milik Tiongkok itu tetap daring di AS.

Sering digambarkan sebagai “resep rahasia” TikTok, nasib algoritma aplikasi berbagi video tersebut menjadi salah satu tanda tanya utama dalam membujuk Tiongkok untuk mengizinkan platform tersebut dialihkan kepemilikannya ke AS.

Ket. Foto: — Sumber: istimewa

Sebuah undang-undang yang disahkan di bawah pendahulu Presiden Donald Trump, Joe Biden, telah memaksa pemilik saat ini, ByteDance, untuk menjual operasinya di AS atau menghadapi larangan aplikasi yang sangat populer itu di pasar terbesarnya.

Para pembuat kebijakan AS, termasuk Trump dalam masa jabatan presiden pertamanya, telah memperingatkan bahwa Tiongkok dapat menggunakan TikTok untuk menambang data dari warga Amerika atau memberikan pengaruh melalui algoritma canggihnya.

Trump telah berulang kali menunda penerapan larangan tersebut sementara Gedung Putih mencari tim pembeli domestik untuk bisnis TikTok di AS.

Sebagai bagian dari pembicaraan dagang yang sedang berlangsung dengan Beijing, Amerika Serikat juga telah meminta izin dari otoritas Tiongkok untuk mengizinkan salah satu juara teknologi mereka yang paling sukses untuk menyerahkan kendali perusahaan dan algoritma kepada Amerika.

Usaha Patungan Baru

Berdasarkan proposal yang disampaikan seorang pejabat senior Gedung Putih kepada wartawan, operasi TikTok di AS akan dipindahkan ke usaha patungan baru yang berpusat di AS yang akan melibatkan dewan direksi yang mayoritas penduduknya adalah orang Amerika.

Raksasa cloud AS Oracle, yang sudah bekerja sama erat dengan TikTok di Amerika Serikat, akan bertindak sebagai penjamin keamanan untuk algoritma tersebut, memastikan bahwa algoritma tersebut tetap terpisah dari keterlibatan Tiongkok.

Algoritma rekomendasi konten TikTok akan diperiksa sepenuhnya dan dilatih ulang oleh penyedia keamanan berdasarkan data pengguna AS, dan kemudian akan dioperasikan oleh entitas AS tersebut,” kata pejabat tersebut.

Algoritma terus dipantau untuk memastikan tidak dipengaruhi secara berlebihan.

Pembaruan terkini muncul setelah Trump memuji kemajuan pada hari Jumat dengan Presiden Tiongkok Xi Jinping terkait sejumlah isu termasuk TikTok, setelah kedua pemimpin berbicara melalui telepon untuk kedua kalinya sejak Trump kembali menjabat sebagai presiden.

Trump diperkirakan akan menandatangani perintah eksekutif minggu ini, yang menyatakan bahwa persyaratan kesepakatan TikTok memenuhi persyaratan keamanan nasional.

Hal itu juga akan membantu meyakinkan mereka yang ragu dan khawatir bahwa pengaturan antara Trump dan Xi bisa gagal memenuhi kewajiban hukum AS dengan memberikan peran yang terlalu besar kepada ByteDance, yang akan tetap mengendalikan TikTok secara global

  • donald trump

Redaktur: Diapari S

Penulis: Diapari S

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.