Ngeri! Diet Super Ketat ala Dayoung WJSN, Berhasil Turun 12 Kg Hingga Bokong Hilang!

Ket. Solo Debut Body: Dayoung Turun 12 Kg Hingga Bokong Hilang!

Doc: Koreaboo

JAKARTA, KUCANTIK.COM — Dayoung dari grup K‑Pop WJSN mencuri perhatian warganet setelah mengungkapkan bagaimana ia berhasil menurunkan 12 kilogram dalam persiapan debut solo berjudul “Body”. Kesuksesan fisiknya ini disertai kontroversi dan perdebatan di antara para penggemar, netizen, hingga pengamat industri K‑Pop.

Dalam sebuah video bersama influencer olahraga Shim Eu Tteum, Dayoung mengatakan bahwa dietnya sangat ketat. Ia menyebut bahwa untuk sarapan dan makan siang ia hanya mengonsumsi protein shake, sementara malam hari hanya makan salad atau protein shake kembali sebagai camilan larut malam. Untuk menjaga daya tahan tubuhnya, ia juga mengonsumsi jus lemon. Latihannya juga berat, koreografi yang dilakukan dari pagi hingga malam.

Perubahan fisik Dayoung begitu signifikan, berat badannya turun dari sekitar 55 kg menjadi sekitar 43,6 kg. Namun, pengorbanan itu bukan tanpa efek samping. Ia mengaku bentuk tubuhnya, terutama area bokong ikut berubah drastis. “Because I went on such an extreme diet over a short period of time, my butt disappeared. There's nothing there, just bone,” ucapnya di video interview.

Reaksi publik pun beragam. Beberapa memuji tekad dan kerja kerasnya demi debut solo, sementara yang lain mengkhawatirkan dampak diet ekstrem terhadap kesehatan fisik dan mentalnya. Keputusan untuk memangkas asupan makanan sampai “1/10 dari biasanya” dianggap banyak netizen sebagai bentuk menahan lapar, bukan diet sehat. Ada kekhawatiran mengenai penurunan imunitas tubuh akibat kekurangan nutrisi.

Di sisi lain, ada yang berspekulasi bahwa pengumuman diet ekstrem ini juga bisa menjadi bagian dari strategi promosi untuk buat buzz menjelang comeback. Dayoung sendiri mengatakan bahwa judul lagunya "Body" mencerminkan keinginannya untuk tampil dengan garis tubuh yang dianggap ideal oleh banyak orang. Namun ia juga jujur bahwa dia kehilangan bagian tubuhnya yang dulu menjadi sumber kepercayaan diri.

Beberapa pengamat industri percaya bahwa standar kecantikan di K‑Pop mendorong para idola untuk melakukan diet drastis demi standar visual yang sangat tinggi. Ada keinginan tampil sempurna di video musik dan promosi, yang seringkali membuat idol merasa tertekan. Diet ekstrem mungkin membawa hasil visual, tapi ada pula risiko jangka panjang yang harus diperhitungkan, termasuk kesehatan reproduksi, kekebalan tubuh, dan kesehatan mental.

Kirim
Tulisan Terkait
PILIHAN