Harga Tas Hermes Lisa BLACKPINK Setara 500 Rumah Subsidi, Netizen Geleng-Geleng!

Doc: Instagram/@hermes.selebriti

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Nama Lisa kembali jadi perbincangan hangat, bukan hanya karena popularitasnya di dunia musik, tapi juga gaya hidup glamor yang selalu mencuri perhatian.

Baru-baru ini, pelantun lagu hits internasional itu tertangkap kamera menenteng sebuah tas super langka dari rumah mode Hermes.

Tas tersebut bukan sembarang aksesori, melainkan Hermes H Night Sac Faubourg B20 Bleu Marine Matte Alligator, bleu marine sombrero, orange h swift, craie epsom, & bleu obsure sombrero with palladium hardware.

Dilansir dari laman Instagram @hermes.selebriti, harga satuannya diperkirakan mencapai Rp 3.280.000.000.

Setara Ratusan Rumah Subsidi

Bagi sebagian besar orang, angka fantastis ini sulit dibayangkan. Rp 3,28 miliar setara dengan harga beberapa unit rumah mewah di Jakarta, bahkan jika dialihkan ke sektor agraria, jumlah tersebut bisa digunakan untuk membeli ribuan hektar tanah di daerah pedesaan dengan harga lahan yang masih relatif murah.

Bandingannya begitu kontras, satu tas yang hanya muat beberapa barang pribadi, versus kepemilikan tanah yang bisa diwariskan lintas generasi.

Namun, inilah dunia mode kelas atas. Tas Hermes, terutama seri Birkin dan varian langka seperti Faubourg ini, memang dikenal sebagai simbol status sosial dan investasi.

Diproduksi dalam jumlah terbatas, dikerjakan dengan detail tangan oleh pengrajin terbaik, serta memakai material eksotis seperti kulit buaya matte, membuat tas ini tidak hanya menjadi fashion item, tetapi juga aset yang nilainya bisa naik seiring waktu.

Bahkan, dalam pelelangan internasional, tas sejenis kerap laku lebih mahal dibanding harga mobil sport atau apartemen mewah.

Bagi Lisa, tampil dengan koleksi Hermes mahal bukanlah hal mengejutkan. Ia adalah ikon global yang kontraknya bernilai jutaan dolar, memiliki jadwal konser mendunia, serta sering tampil di depan publik internasional.

Kehadirannya dengan tas seharga miliaran rupiah menegaskan citranya sebagai selebriti papan atas yang tak hanya berbakat di panggung, tapi juga memiliki kelas dalam hal gaya hidup.

Meski begitu, tidak sedikit netizen yang membandingkan harga tas ini dengan kebutuhan sehari-hari orang kebanyakan.

Dengan Rp 3,28 miliar, seseorang bisa membuka ratusan lapangan kerja di desa, membangun sekolah sederhana, atau bahkan mendirikan usaha berkelanjutan.

Perbandingan ini sering kali memunculkan perdebatan klasik tentang kesenjangan gaya hidup selebriti dan realitas masyarakat umum.

Representasi Kemewahan

Di sisi lain, tas ini juga menjadi representasi dunia “luxury fashion” yang memang beroperasi di level berbeda.

Sama seperti karya seni, benda-benda mode eksklusif seperti Hermes tidak hanya dinilai dari fungsi, melainkan juga dari nilai simbolis, kelangkaan, serta gengsi yang melekat padanya.

Itulah sebabnya pemilik tas ini tidak merasa sedang menghamburkan uang, melainkan berinvestasi dalam barang seni yang bisa diwariskan atau dijual kembali dengan harga lebih tinggi di masa depan.

Lisa, dengan pilihan modenya, seakan mengingatkan publik bahwa dunia hiburan global bukan hanya soal musik, tapi juga soal citra, gaya, dan bagaimana penampilan bisa menjadi bagian dari narasi besar seorang bintang.

Satu tas Hermes Rp 3,28 miliar mungkin terlihat berlebihan, tetapi di balik itu tersimpan strategi branding pribadi sekaligus cermin betapa kuatnya industri fashion memengaruhi gaya hidup para selebriti dunia.***

Kirim
Tulisan Terkait
FAVORIT PEMBACA

TERBARU
PILIHAN