Gila! Ne‑Yo Dengan Gaya Cinta Poliamorinya, Punya 4 Pacar Tapi Kompak Belanja Lingerie Bareng

Ket. Gaya Cinta Poliamori Ne‑Yo Bikin Geger!

Doc: Ist.

JAKARTA, KUCANTIK.COM - R&B superstar Ne‑Yo kembali menjadi sorotan publik lewat hubungan poliamorinya yang terbuka serta aktivitas publik yang tidak biasa. Pada Sabtu, 13 September 2025, penyanyi kelahiran 18 Oktober 1979 tersebut terlihat menarik perhatian setelah muncul di butik SKIMS, Los Angeles, dengan empat wanitanya, menjadi sebuah momen yang memicu reaksi beragam dari netizen.

Poliamori dan Kesetaraan Transparan

Poliamori (bahasa Inggris: polyamory) adalah sebuah pola hubungan romantis atau emosional di mana seseorang menjalin hubungan dengan lebih dari satu orang secara bersamaan dengan persetujuan dan kejujuran dari semua pihak.

Sedari Maret 2025, Ne‑Yo secara resmi mengumumkan bahwa ia menjalani hubungan poliamori dengan empat wanita, yakni Cristina (“Pretty Baby”), Brionna Williams (“Sexy Lil’ Somethin’”), Moneii (“Phoenix Feather”), dan Arielle Hill (“Twin Flame”). Ia menyebut susunan ini sebagai “piramidaku”, di mana ia menekankan pentingnya kejujuran dan kesepahaman antar semua pihak.

Kejadian yang paling banyak dibicarakan adalah saat Ne‑Yo mengajak keempat pasangannya belanja lingerie di butik SKIMS milik Kim Kardashian. Ia tidak hanya menemani mereka memilih pakaian dalam dan shapewear, tetapi juga mentraktir belanjaannya.

Foto-foto paparazzi memperlihatkan keempat wanita membawa kantong barang-barang dan ekspresi puas dari Ne‑Yo saat membayar tagihan. Setelah belanja, mereka bersama-sama makan di restoran terdekat, tetap menunjukkan kedekatan satu sama lain tanpa rasa segan.

Respons Kritik dan Alasan Ne‑Yo

Tak heran, gaya cinta poliamori Ne‑Yo menuai kritik. Banyak pihak menilai bahwa dinamika hubungan ini tidak lazim, terutama dalam budaya yang masih konservatif soal hubungan romantis. Namun, Ne‑Yo tetap tenang, ia menyatakan bahwa tak ada kebohongan atau manipulasi dalam hubungannya. Ia memilih terbuka sejak awal agar tidak ada rasa sakit hati yang muncul kemudian akibat ketidakjujuran. 

Dalam wawancara dengan beberapa stasiun radio, Ne‑Yo juga mengungkapkan bahwa empat wanita dalam hubungannya ini tidak diperbolehkan menjalin hubungan romantis di luar, meski dirinya tidak membatasi kebebasan tersebut, namun inisiatif ini berdasarkan persetujuan mereka sendiri.

Ne‑Yo memilih menjalani gaya hidup di mana kejujuran dan komunikasi menjadi fondasi. Walau mengundang kontroversi, ia tetap konsisten menunjukkan bahwa kebahagiaan hubungan, bukan norma sosial, yang menjadi pijakan. Apakah ini akan membuka diskusi lebih luas soal definisi hubungan romantis di era modern? Waktu akan menjawab.

Kirim
Tulisan Terkait
FAVORIT PEMBACA

TERBARU
PILIHAN