Rose BLACKPINK Pecahkan Rekor, BTS Masih Dikritik Gagal Masuk ‘Song of the Year’ di VMAs 2025! ARMY Belum Move On?

Ket. ARMY belum move on! Tak terima BTS tak masuk nominasi Song of the Year di ajang MTV Video Music Awards 2025.

Doc: Ist.

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Rose dari BLACKPINK membuat momen musik yang tak terlupakan di ajang MTV Video Music Awards 2025, dengan menjadi artis K‑pop pertama yang memenangkan kategori Song of the Year lewat lagunya “APT.”, kolaborasi bersama Bruno Mars. Dengan kemenangan ini, Rosé menorehkan sejarah karena belum pernah sebelumnya seorang artis K‑pop memenangkan penghargaan top di VMAs seperti Song of the Year.

Rosé mendapatkan delapan nominasi dalam berbagai kategori di VMAs 2025, mulai dari Song of the Year, Video of the Year, Best Collaboration, Best Pop, hingga kategori teknis seperti Best Direction dan Best Art Direction.

Namun, meskipun BTS pernah masuk nominasi Song of the Year sebelumnya (misalnya untuk “Dynamite”), mereka belum pernah menang. Bahkan, pada VMAs 2025, BTS tidak muncul sebagai nominasi utama di Song of the Year, sebuah fakta yang membuat para penggemar dan pengamat industri musik penasaran dan bahkan kecewa.

Kenapa BTS Tidak Ada di ‘Song of the Year’?

Beberapa kemungkinan kenapa BTS tidak terlihat di kategori Song of the Year VMAs 2025:

  1. Kriteria Penilaian & Rilis Lagu
    Lagu yang dirilis terlalu jauh dari periode eligibilitas atau tidak mendapatkan performa promosi yang memenuhi standar VMAs untuk kategori tersebut bisa jadi penyebabnya.

  2. Kesan Kompetisi yang Semakin Ketat
    Genre K‑pop sekarang memasuki era yang sangat kompetitif di panggung global. Banyak artis solo K‑pop maupun kolaborasi internasional merilis karya yang tidak hanya populer di Korea, tapi juga global. Trending, streaming, video klip, visual, dan promosi internasional memainkan peran besar. Rosé dengan “APT.” sukses mencuri perhatian karena kombinasi musik, visual, dan kolaborasi internasional.

  3. Fokus dan Strategi Komersial
    Bisa jadi BTS atau manajemennya memilih untuk memusatkan perhatian pada kategori lain, merilis proyek-proyek yang lebih spesifik ke fandom, atau bahkan melewatkan momen promosi tertentu karena tur, kontrak, atau agenda pribadi. Tidak semua lagu akan diangkat ke level evaluasi global untuk penghargaan seperti Song of the Year di VMAs.

Banyak penggemar merasa bahwa dengan dibuatnya kategori Best K‑Pop, artis K‑Pop seperti BTS secara implisit dikucilkan dari kategori utama seperti Song of the Year, Artist of the Year, dan Video of the Year. Ide bahwa mereka “terpisah” alias tidak dianggap sejajar dengan artis barat dalam kategori utama ini dianggap sebagai kurangnya kesetaraan dan justru membuat prestasi BTS dianggap kurang dihargai.

Fans juga mengejek bahwa semua anggota BLACKPINK mendapatkan nominasi solo, sementara “hanya Jimin yang muncul dari BTS”. Jin dan J‑Hope yang punya banyak materi solo, dianggap lebih berprestasi dalam konteks chart dan streaming dibanding beberapa nominee, tapi tetap diabaikan.

Di X (Twitter) dan platform lain, banyak meme yang menyindir bahwa BTS “dibuang” di luar kategori utama, sementara lagu yang performanya dianggap lebih lemah oleh penggemar masuk nominasi. Ada ejekan bahwa VMAs “tidak peduli performa, hanya peduli siapa punya label besar atau siapa yang mau dipromosikan.”

Kirim
Tulisan Terkait
PILIHAN