Makin Blunder! Klarifikasi Putra Menkeu Purbaya Yudhi Soal Sri Mulyani Kian Disorot!

Rabu, 10 Sep 2025, 14:30 WIB

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Nama Yudo Sadewa, anak dari Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, mendadak jadi sorotan publik setelah unggahannya di media sosial menimbulkan kegaduhan.

Melalui akun Instagram pribadinya, Yudo sempat menyebut Menteri Keuangan Sri Mulyani sebagai “agen CIA”. Unggahan yang awalnya ia klaim hanya lelucon internal itu, justru berkembang liar hingga viral dan memantik beragam respons.

Ket. Foto: — Sumber: Instagram/@fakta.indo

Dalam sebuah video yang kemudian beredar luas, Yudo mencoba meluruskan pernyataannya. Ia mengaku heran mengapa ucapannya bisa mendadak ramai dibicarakan.

“Assalamualaikum, ini enggak tahu kenapa kok gue viral ya. Yang bilang itu sebenernya enggak beneran, Bu Sri Mulyani bukan agen CIA atau IMF ya,” kata Yudo, dikutip dari potongan video yang dibagikan akun Instagram @fakta.indo pada Rabu, 10 September 2025.

Niat Bercanda

Yudo menegaskan bahwa unggahan kontroversial itu sejatinya hanyalah bentuk candaan yang ia lontarkan kepada seorang teman. Ia mengaku tidak menduga bahwa candaan tersebut bisa ditangkap serius oleh publik, apalagi sampai menjadi isu politik yang sensitif.

“Itu gue hanya bercanda sama temen gue di Insta Story, tapi enggak tahu ada yang goreng kayaknya ya jadi viral,” tambahnya.

Namun, alih-alih meredakan kegaduhan, klarifikasi yang dilontarkan Yudo justru menimbulkan gelombang kritik baru.

Pasalnya, ia kembali menyelipkan pernyataan yang dianggap tidak pantas, yakni menyebut bahwa lelucon itu sebenarnya ditujukan untuk “ternak Mulyono”, istilah yang kerap dikaitkan dengan Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) dalam wacana politiknya.

“Tapi aku klarifikasi nih, itu tidak benar. Itu hanya jokes yang diberikan kepada teman-teman aku terhadap ternak Mulyono, gue bilang agensi CIA ternak Mulyono,” ujarnya.

Pernyataan kedua ini memperluas kontroversi yang melibatkan dirinya. Alih-alih fokus pada permintaan maaf, Yudo justru menyinggung kelompok tertentu yang selama ini kerap berseliweran dalam narasi politik nasional.

Publik menilai klarifikasi tersebut tidak cukup menenangkan, malah memperkeruh keadaan.

Fenomena ini menegaskan betapa sensitifnya ruang digital ketika menyentuh isu politik, terlebih jika melibatkan tokoh negara.

Sri Mulyani sendiri merupakan sosok penting dalam pemerintahan dengan reputasi internasional, sehingga candaan bernada tuduhan agen asing tentu dianggap serius oleh sebagian kalangan.

Sebagian warganet menilai Yudo terlalu sembrono dalam menggunakan media sosial, terlebih sebagai anak pejabat publik.

Mereka menilai seharusnya ia bisa lebih bijak, mengingat setiap ucapannya berpotensi membawa konsekuensi yang tidak hanya menyangkut dirinya pribadi, tetapi juga nama besar orang tuanya.

Di sisi lain, ada pula yang menyoroti kultur “menggoreng isu” di media sosial, di mana sebuah candaan internal bisa dengan cepat dipotong, dikutip, lalu diviralkan hingga keluar dari konteks awalnya.

Namun tetap saja, banyak yang menegaskan bahwa publik figur, termasuk keluarga pejabat, dituntut lebih berhati-hati.

Kasus Yudo ini menjadi cerminan nyata bagaimana dunia digital tidak mengenal batas privat. Unggahan di Insta Story sekalipun bisa melebar ke ranah publik luas jika dianggap menyangkut tokoh penting.

Klarifikasi yang kurang hati-hati pun berisiko melahirkan blunder lanjutan.

Pada akhirnya, publik menunggu sikap lebih serius dari Yudo, apakah ia akan benar-benar meminta maaf secara terbuka kepada Sri Mulyani dan masyarakat, atau membiarkan isu ini tenggelam dengan sendirinya di tengah derasnya arus informasi digital.***

  • Purbaya Yudhi
  • Yudo Achilles Sadewa

Redaktur: Weti Aprianti

Penulis: Weti Aprianti

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.