Gaya Sultan Tanpa Pamer: Quiet Luxury Jadi Panduan Hidup Anak Muda Anti Gimmick!

Selasa, 09 Sep 2025, 15:00 WIB

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Di tengah derasnya arus tren dan budaya pamer di media sosial, muncul sebuah filosofi gaya hidup yang berbanding terbalik: quiet luxury. Gaya ini semakin dilirik generasi muda yang ingin tampil berkelas, namun tanpa perlu menunjukkan logo besar atau harga fantastis di depan publik.

Apa Itu Quiet Luxury?

Quiet luxury adalah pendekatan terhadap gaya dan konsumsi yang menekankan kualitas, kesederhanaan, dan keanggunan tanpa banyak bicara. Fenomena ini mencuat kembali setelah karakter-karakter dari serial HBO Succession tampil elegan tanpa logo mencolok—mereka memakai busana dari brand seperti The Row, Loro Piana, atau Brunello Cucinelli, yang dikenal mahal namun minim branding.

Ket. Foto: Gaya Hidup Sultan Tanpa Logo! Anak Muda Wajib Coba Tren Quiet Luxury Ini! — Sumber: Ist.

Menurut laporan The Business of Fashion (2023), pencarian online untuk brand-brand quiet luxury naik lebih dari 45% setelah penayangan musim terakhir Succession. Ini menunjukkan bahwa publik, termasuk anak muda, mulai sadar bahwa gaya sejati tak selalu butuh validasi eksternal.

Mengapa Anak Muda Mulai Melirik Quiet Luxury?

Anak muda saat ini semakin melek nilai, lingkungan, dan keuangan. Quiet luxury menawarkan alternatif dari budaya konsumsi cepat (fast fashion) dengan memilih barang yang awet, etis, dan timeless. Ini bukan hanya soal baju, tapi juga soal pola pikir:

  • Investasi pada kualitas, bukan kuantitas
  • Menghargai craftsmanship daripada sekadar mengikuti tren
  • Berani tampil sederhana di tengah era flexing

Dampaknya? Generasi muda jadi lebih bijak dalam membeli, mengurangi limbah fashion, dan tampil percaya diri karena tahu nilai dari apa yang mereka kenakan.

Quiet Luxury Bukan Hanya untuk Orang Kaya

Meski identik dengan brand mahal, prinsip quiet luxury bisa diterapkan siapa saja. Mulai dari memilih potongan klasik, warna netral, bahan berkualitas, hingga membangun capsule wardrobe yang tahan bertahun-tahun. Bahkan, brand lokal kini banyak yang mengusung nilai serupa dengan harga lebih terjangkau.

“Quiet luxury bukan sekadar gaya, tapi bentuk perlawanan halus terhadap budaya instan dan gimmick,” ujar Lisa Aiken, Fashion & Buying Director Net-a-Porter, dalam wawancaranya dengan Vogue Business (2023).

Intinya, Quiet luxury mengajarkan anak muda untuk hidup dengan kelas, tanpa harus keras. Di era yang serba cepat dan bising ini, memilih diam namun berkualitas bisa jadi bentuk ekspresi paling mewah. Bukan karena tak mampu pamer, tapi karena sudah tak perlu lagi.

  • Gaya Hidup
  • quiet luxury

Redaktur: Nuraini Andriani

Penulis: Nuraini Andriani

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.