Cerita Hijrah Ivan Gunawan: Tinggalkan Dunia Malam, Jual Tas Hermes Rp1,7 Miliar untuk Masjid di Tokyo!
JAKARTA, KUCANTIK.COM - Ivan Gunawan, desainer sekaligus entertainer tanah air, membuat keputusan besar dalam hidupnya.
Pria yang akrab disapa Igun itu kini memilih meninggalkan gaya hidup lamanya, termasuk dunia malam, minuman beralkohol, hingga kebiasaan tampil dengan makeup dan gaya nyeleneh di depan publik.
Dilansir dari kanal YouTube isolate Iso Late Show, perubahan drastis ini ia sebut sebagai momen kelahiran kembali, titik balik yang membuatnya semakin serius menata hidup agar lebih dekat dengan Sang Pencipta.
Dalam beberapa kesempatan, Igun mengaku bahwa perjalanan spiritual ini bukan hal instan. Ia melewati masa panjang pencarian jati diri, sampai akhirnya merasa mantap untuk berhijrah.
Jual Tas Branded
Salah satu bentuk nyata dari keseriusannya berhijrah adalah keputusan Igun untuk melepaskan sebagian barang-barang branded yang selama ini menjadi ciri khas dirinya.
Bagi seorang desainer sekaligus public figure, koleksi fashion mewah bukan hanya sekadar hobi, tetapi juga bagian dari identitas diri. Namun kali ini, Igun menunjukkan bahwa spiritualitas lebih berharga daripada sekadar simbol prestise.
Yang paling mengejutkan, Igun rela menjual salah satu tas kesayangannya, Hermes Birkin, yang nilainya ditaksir mencapai Rp1,7 miliar.
Tas ikonik tersebut selama bertahun-tahun menjadi koleksi kebanggaan Igun, bahkan sering ia pamerkan di berbagai kesempatan.
Tetapi demi tujuan mulia, ia tak ragu melepaskannya. Uang hasil penjualan tas itu ia sumbangkan untuk pembangunan masjid di Tokyo, Jepang.
Rekomendasi juga buat kamu:
Langkah ini tentu mengundang kekaguman publik. Tidak sedikit warganet yang mengapresiasi keputusan Igun, menyebutnya sebagai contoh nyata bahwa hijrah bukan sekadar ucapan, melainkan juga tindakan konkret.
Baginya, membangun rumah ibadah di negeri minoritas Muslim adalah bentuk investasi akhirat yang tak ternilai. “Saya ingin harta yang saya punya ikut memberi manfaat, bukan hanya untuk gaya hidup pribadi, tapi juga untuk umat,” ujar Igun.
Selain melepaskan kehidupan glamor, Igun kini lebih selektif dalam mengambil pekerjaan. Ia mengurangi penampilan yang berpotensi membuatnya kembali pada kebiasaan lama.
Tak ada lagi riasan tebal, busana nyentrik, atau ekspresi berlebihan yang dulu melekat erat dengan citranya. Sebaliknya, ia tampil lebih sederhana dan menenangkan.
Meski demikian, Igun menegaskan bahwa perubahan ini tidak membuatnya berhenti berkarya. Dunia fashion tetap menjadi passion yang ia cintai, hanya saja kini ia ingin menghadirkannya dengan nilai yang lebih positif.
Ia berharap karya-karyanya kelak tidak hanya menampilkan estetika, tetapi juga mengandung pesan moral dan spiritual.
Perjalanan hijrah Igun menjadi cerminan bahwa setiap manusia memiliki kesempatan untuk berubah. Popularitas, kekayaan, maupun gaya hidup glamor tidak menjamin kebahagiaan sejati.
Justru kedekatan dengan Tuhan yang mampu memberi ketenangan batin. Melalui langkah beraninya, Igun seolah ingin menunjukkan bahwa kemewahan dunia tidak sebanding dengan kedamaian yang lahir dari hati yang ikhlas beribadah.
Kini, Ivan Gunawan menapaki babak baru hidupnya dengan semangat hijrah yang kuat. Ia berharap bisa terus konsisten menjaga ibadah, membagikan rezeki untuk sesama, dan menjadi inspirasi bagi banyak orang.
Dengan meninggalkan dunia malam, berhenti minum alkohol, hingga melepas koleksi mewah demi masjid, Igun membuktikan bahwa hijrah bukanlah kehilangan, melainkan justru sebuah kemenangan.***
Komentar (0)
Belum ada komentar untuk Cerita Hijrah Ivan Gunawan: Tinggalkan Dunia Malam, Jual Tas Hermes Rp1,7 Miliar untuk Masjid di Tokyo! .
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!