Tak Ada Ampun! Nasdem Minta DPR Stop Gaji hingga Tunjangan Sahroni dan Nafa Urbach

Rabu, 03 Sep 2025, 10:30 WIB

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Fraksi Partai Nasdem DPR RI secara resmi meminta agar pemberian gaji, tunjangan, serta seluruh fasilitas yang melekat pada dua anggotanya, Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach, dihentikan sementara.

Permintaan ini disampaikan setelah Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Nasdem mengeluarkan surat keputusan yang menonaktifkan keduanya sejak 1 September 2025.

Ket. Foto: Nasdem minta DPR stop gaji Sahroni dan Nafa Urbach — Sumber: Tangkapan Layar

Surat keputusan tersebut tertuang dalam dokumen resmi bernomor 168-SE/DPP-NasDem/VIII. Menindaklanjuti keputusan itu, Fraksi Nasdem di DPR segera mengambil langkah konkret untuk memastikan aturan internal partai dijalankan.

Ketua Fraksi Nasdem DPR, Viktor Bungtilu Laiskodat, menegaskan bahwa penghentian hak finansial maupun fasilitas merupakan bagian dari komitmen partai dalam menjaga integritas.

“Fraksi Partai Nasdem DPR RI meminta penghentian sementara gaji, tunjangan, dan seluruh fasilitas bagi yang bersangkutan, yang kini berstatus nonaktif, sebagai bagian dari penegakan mekanisme dan integritas partai,” ujar Viktor dalam pernyataannya, dikutip dari Antara, Rabu (3/9/2025).

Lebih jauh, Viktor menjelaskan bahwa proses penonaktifan Sahroni dan Nafa kini tengah ditangani oleh Mahkamah Partai (MaPAR) Nasdem.

Lembaga internal ini memiliki kewenangan penuh untuk menerbitkan putusan final dan mengikat, yang tidak dapat digugat oleh pihak manapun terkait status keanggotaan kedua politikus tersebut di DPR.

Viktor menambahkan, langkah ini merupakan upaya Fraksi Nasdem untuk menjaga transparansi dan akuntabilitas di tubuh partai. Menurutnya, mekanisme yang dijalankan secara konsisten sangat penting guna mempertahankan kepercayaan publik terhadap institusi legislatif maupun partai politik.

Selain berbicara mengenai aspek internal, Viktor juga mengajak seluruh pihak untuk tetap menjaga persatuan bangsa. Ia menekankan pentingnya penyelesaian perbedaan melalui dialog dan musyawarah yang konstruktif.

“Mari bersama merajut persatuan dan menguatkan spirit restorasi demi membangun masa depan Indonesia yang lebih baik,” ujarnya.

Kebijakan tegas ini menjadi sorotan publik karena memperlihatkan komitmen Partai Nasdem dalam menegakkan disiplin internal. Di tengah sorotan masyarakat terhadap integritas wakil rakyat, langkah tersebut dinilai sebagai sinyal kuat bahwa partai siap menegakkan aturan tanpa pandang bulu.

Dengan demikian, keputusan Nasdem bukan hanya sekadar tindakan administratif, melainkan juga bentuk konsistensi politik dalam membangun budaya organisasi yang bersih, disiplin, dan bertanggung jawab.

Ke depan, publik menanti putusan final Mahkamah Partai yang akan menentukan status politik Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach di DPR RI.

  • Nafa Urbach
  • Sahroni Terbaru

Redaktur: Fitrya A Kusumah

Penulis: Fitrya A Kusumah

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.