Hati-Hati! 5 Makanan Enak Ini Ternyata Bisa Merusak Otak dan Bikin Cepat Pikun

Doc: Freepik

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Tidak hanya faktor usia, pola makan ternyata juga sangat berperan dalam menjaga kesehatan otak. Penelitian terbaru dari Harvard Medical School mengungkap bahwa sejumlah makanan yang sering dikonsumsi sehari-hari justru dapat memicu peradangan di otak, merusak sel saraf, dan mempercepat penurunan fungsi kognitif.

Dilansir dari Times of India, Kamis (14/8/2025), ada lima jenis makanan yang terbukti meningkatkan risiko seseorang mengalami penurunan daya ingat lebih cepat. Yang mengejutkan, beberapa di antaranya merupakan menu favorit banyak orang.

1. Gula Tambahan Berlebihan

Meski otak membutuhkan glukosa untuk energi, konsumsi gula tambahan berlebihan justru berdampak buruk. Minuman bersoda, permen, kue, hingga sirup fruktosa tinggi bisa menurunkan fungsi hipokampus, bagian otak yang berperan dalam memori. 

Dalam jangka panjang, gula berlebih juga meningkatkan risiko obesitas dan diabetes tipe 2, yang berdampak pada daya ingat.

2. Makanan yang Digoreng

Kentang goreng, ayam goreng, dan makanan sejenisnya memang lezat, tetapi proses penggorengan dengan minyak berulang mengandung lemak trans yang merusak pembuluh darah otak.

Penelitian menunjukkan konsumsi gorengan secara rutin dapat menurunkan skor tes memori dan meningkatkan risiko depresi.

3. Karbohidrat Olahan

Roti putih, pasta, atau nasi putih dengan indeks glikemik tinggi dapat memicu lonjakan gula darah. Kondisi ini menimbulkan stres oksidatif pada sel otak, yang berdampak pada konsentrasi dan daya ingat. Sebaliknya, biji-bijian utuh dan sayuran tinggi serat lebih aman untuk kesehatan kognitif.

4. Alkohol Berlebihan

Konsumsi alkohol berlebih mengganggu keseimbangan neurotransmiter, merusak pola tidur, serta menghambat penyerapan nutrisi otak. Studi bahkan menemukan peminum berat berisiko lebih tinggi mengalami demensia.

Mengontrol konsumsi alkohol menjadi langkah penting menjaga kesehatan mental dan daya ingat.

5. Daging Olahan dengan Nitrat

Sosis, bacon, dan salami sering mengandung nitrat yang bisa memicu peradangan pada otak. Zat ini juga memengaruhi keseimbangan bakteri baik di usus yang berperan penting dalam suasana hati dan fungsi kognitif.

Para ahli menekankan, bukan berarti makanan-makanan ini harus dihindari sepenuhnya. Namun, mengurangi asupan dan menggantinya dengan pilihan sehat seperti sayuran segar, kacang-kacangan, serta protein nabati dapat membantu menjaga kesehatan otak hingga usia lanjut.

Kirim
Tulisan Terkait
FAVORIT PEMBACA

TERBARU
PILIHAN