Mau Tahan Lama atau Segar Saja? Ini Bedanya Eau de Parfum, Eau de Toilette, dan Cologne
Rabu, 20 Agu 2025, 12:00 WIBJAKARTA, KUCANTIK.COM - Pernahkah Cantiks berdiri di depan rak parfum, bingung membedakan istilah seperti Eau de Parfum (EDP), Eau de Toilette (EDT), atau Cologne? Kebingungan ini ternyata wajar dialami banyak orang.
Padahal, memahami perbedaan mendasar di antara jenis-jenis parfum tersebut menjadi kunci menemukan aroma yang sesuai dengan karakter dan kebutuhan.
Menurut para pakar wewangian, faktor utama yang membedakan jenis parfum adalah konsentrasi fragrance oil atau minyak esensial yang terkandung di dalamnya. Semakin tinggi konsentrasinya, semakin kuat pula aromanya serta semakin lama daya tahannya di kulit.
Eau de Parfum (EDP) dikenal sebagai jenis parfum dengan konsentrasi minyak wangi paling tinggi di pasaran, yakni sekitar 15â20 persen. Dengan kadar tersebut, aroma EDP dapat bertahan 6 hingga 8 jam, menjadikannya pilihan tepat untuk acara formal atau momen spesial yang membutuhkan ketahanan wangi sepanjang hari.
Berbeda dengan EDP, Eau de Toilette (EDT) memiliki kadar minyak wangi lebih rendah, sekitar 5â15 persen. Wangi yang dihasilkan lebih ringan dan segar, dengan ketahanan 3 hingga 6 jam. Hal ini membuat EDT populer sebagai pilihan sehari-hari, terutama untuk aktivitas kantor atau kegiatan santai.
Sementara itu, Eau de Cologne (EDC) sering disalahpahami sebagai parfum khusus pria. Faktanya, Cologne merupakan kategori parfum dengan konsentrasi minyak esensial hanya 2â4 persen.
Aromanya segar namun bertahan relatif singkat, sekitar 2 hingga 3 jam. Cologne kerap dipilih sebagai penyegar setelah olahraga atau di cuaca panas.
Di kategori paling ringan terdapat Body Mist atau Eau Fraiche, dengan konsentrasi minyak wangi hanya 1â3 persen. Body Mist lebih berfungsi memberikan kesegaran instan dengan daya tahan 1 hingga 2 jam saja, sehingga perlu disemprotkan berulang kali sepanjang hari.
Tak hanya soal ketahanan, konsentrasi minyak wangi juga memengaruhi karakter aroma. EDP cenderung lebih kaya dan kompleks, menonjolkan aroma dasar (base notes).
EDT menghadirkan aroma lebih segar dengan dominasi top notes dan middle notes. Cologne dan Body Mist biasanya menonjolkan aroma citrus atau akuatik yang ringan, dengan kesan energik dan menyegarkan.
Pada akhirnya, pilihan parfum bergantung pada tiga hal utama: kebutuhan, acara, dan bujet. Untuk momen spesial, EDP menjadi pilihan tepat. Untuk aktivitas harian, EDT lebih praktis. Sedangkan untuk sekadar penyegar di siang hari atau setelah berolahraga, Cologne maupun Body Mist bisa menjadi solusi.
Dengan memahami perbedaan tersebut, masyarakat diharapkan lebih percaya diri saat memilih parfum yang sesuai dengan kepribadian serta gaya hidup mereka.
- Eau de Parfum
- Eau de Toilette
Redaktur: Fitrya A Kusumah
Penulis: Fitrya A Kusumah
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.