Ngeri! Model Cantik Ini Pakai Korset 23 Jam Sehari, Bahaya Maut Mengintai!

Doc: Instagram/@nationscoops

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Aleira Avendano, 33 tahun, adalah seorang model yang berbasis di Miami namun berasal dari Venezuela. Ia juga dikenal sebagai instruktur yoga dan influencer dengan lebih dari 1,1 juta pengikut di Instagram.

Ia dikenal karena memiliki lingkar pinggang yang kecil, yaitu hanya 46 cm. Dalam upayanya mempertahankan bentuk tubuh yang sangat ramping, Aleira memakai korset khusus selama 23 jam sehari, hanya melepaskannya untuk mandi, selama lebih dari hampir dua dekade. 

Transformasi tubuh Aleira bukan hanya soal korset, ia telah menghabiskan lebih dari US$1 juta untuk berbagai prosedur kosmetik seperti tujuh operasi pembesaran payudara, lima rhinoplasty (operasi hidung), implan bokong, serta perbaikan gigi dan prosedur lainnya.

Bahaya Memakai Korset Terlalu Lama

Korset telah digunakan sejak berabad-abad lalu sebagai alat untuk membentuk tubuh, terutama demi mendapatkan lingkar pinggang yang lebih ramping. 

Dalam dunia modern, korset kembali populer lewat tren waist training yang banyak dipromosikan selebriti maupun influencer. 

Meskipun korset bisa memberikan efek instan pada penampilan, pemakaian dalam waktu lama dan ekstrem dapat menimbulkan dampak serius bagi kesehatan.

1. Gangguan Pernapasan

Salah satu risiko paling nyata dari pemakaian korset terlalu lama adalah kesulitan bernapas. Korset yang ketat menekan rongga dada sehingga paru-paru tidak dapat mengembang dengan maksimal. 

Akibatnya, pemakai korset sering merasa cepat lelah, pusing, bahkan sesak. Jika dibiarkan, kondisi ini bisa menurunkan kadar oksigen dalam tubuh dan membahayakan organ vital.

2. Perpindahan dan Tekanan Organ Dalam

Memakai korset selama berjam-jam setiap hari dapat menyebabkan organ-organ dalam berpindah dari posisi alaminya. Misalnya, lambung dan usus bisa tertekan ke bawah, sementara hati atau ginjal mendapat tekanan tambahan dari luar. 

Dalam jangka panjang, hal ini dapat menimbulkan gangguan pencernaan, refluks asam lambung, hingga sembelit kronis.

3. Gangguan Sirkulasi Darah

Korset yang ketat juga dapat menghambat aliran darah, terutama di area perut dan pinggang. Tekanan berlebih berpotensi menyebabkan mati rasa, kesemutan, atau rasa nyeri di sekitar pinggul dan kaki. 

Pada kasus ekstrem, sirkulasi yang terganggu bisa meningkatkan risiko pembekuan darah yang membahayakan.

4. Melemahkan Otot Inti Tubuh

Tubuh manusia secara alami ditopang oleh otot-otot inti (core muscles), termasuk otot perut dan punggung. 

Jika seseorang terlalu sering mengandalkan korset untuk menjaga postur, otot inti menjadi jarang digunakan dan lama-kelamaan melemah. Akibatnya, tanpa korset, postur tubuh bisa memburuk, bahkan lebih rentan terhadap nyeri punggung.

5. Risiko Cedera Tulang Rusuk

Tekanan korset yang terus-menerus juga dapat memengaruhi tulang rusuk. Beberapa laporan medis menunjukkan bahwa pemakaian korset ekstrem mampu merubah bentuk tulang rusuk bagian bawah. 

Selain terasa nyeri, kondisi ini bisa mempersempit ruang organ dalam dan mengganggu fungsi pernapasan maupun pencernaan.***

Kirim
Tulisan Terkait
FAVORIT PEMBACA

TERBARU
PILIHAN