Insiden G Dragon Dilempar Uang Palsu di Hong Kong, ini Makna Terselubung Budaya Asia yang Bikin Ngeri!

Senin, 18 Agu 2025, 08:45 WIB

JAKARTA, KUCANTIK.COM – Superstar Korea Selatan G Dragon kembali menjadi pusat perhatian publik, bukan karena karya artistiknya yang menginspirasi, melainkan karena insiden tak terduga dalam konsernya di Hong Kong. Saat tampil dalam tur dunia Ubermensch, seorang penonton melemparkan uang palsu ke arahnya, menciptakan keheningan singkat di antara gemuruh penonton.

Insiden tersebut terjadi saat G Dragon sedang berinteraksi dekat dengan para penggemar. Tiba-tiba, dari kerumunan muncul lembaran-lembaran menyerupai uang yang dilempar langsung ke atas panggung. Sang idola tampak tertegun, dengan ekspresi bingung dan kaget sebelum akhirnya menenangkan diri dan kembali melanjutkan penampilan secara profesional.

Ket. Foto: Konser G Dragon — Sumber: South China Morning Post

Meski terlihat sederhana, gestur ini memiliki konotasi budaya yang dalam dan sensitif, khususnya dalam konteks budaya Korea dan Asia Timur. Dalam budaya Korea, melempar uang palsu bukanlah tindakan main-main. Itu dianggap penghinaan, seolah memperlakukan seseorang sebagai tidak berharga atau layak “dibayar murah”. Lebih jauh lagi, di budaya seperti Tiongkok, Taiwan, dan Vietnam, uang palsu sering dikaitkan dengan ritual pemakaman, menyerupai “uang neraka” atau joss paper yang digunakan untuk persembahan bagi orang yang telah meninggal. Dalam konteks ini, melempar uang palsu kepada orang hidup bisa dimaknai sebagai isyarat kematian, sesuatu yang sangat menyinggung.

Penggemar yang melakukan aksi tersebut dikabarkan berasal dari Tiongkok. Ia kemudian mengeluarkan permintaan maaf publik, mengaku tidak memahami implikasi budaya dari tindakannya.

“Saya benar-benar minta maaf. Itu hanya candaan. Saya pikir itu seperti melempar pita saat konser. Saya tidak pernah bermaksud menyakiti atau tidak menghormati G-Dragon,” ujarnya dikutip dari Kbizoom, Sabtu, 16 Agustus 2025.

Momen ini terjadi di tengah euforia tur dunia Ubermensch yang telah dimulai sejak Maret 2025. Konser ini menandai kembalinya G-Dragon ke panggung global setelah bertahun-tahun hiatus, dan menuai pujian karena konsep visual dan artistiknya yang unik, serta tiket sold out di berbagai kota besar Asia.

Namun, kejadian di Hong Kong memperlihatkan tantangan baru yang dihadapi artis global: lintas budaya yang tidak selalu dipahami dengan benar oleh penonton internasional. Meski sang penggemar telah meminta maaf, peristiwa ini tetap menjadi pengingat bahwa seni dan pertunjukan tak bisa dilepaskan dari sensitivitas budaya.

Sebagian fans mengapresiasi profesionalisme G-Dragon yang tetap tampil tanpa menunjukkan kemarahan. Sementara itu, perbincangan di media sosial terus memanas, dengan tagar seperti #RespectGD dan #UbermenschTour menjadi trending topic di Twitter dan Weverse.

Insiden ini bukan hanya soal lembaran uang palsu, tapi tentang pentingnya kesadaran budaya dalam interaksi global. G Dragon tetap tampil elegan di tengah ketegangan, membuktikan bahwa ia bukan hanya ikon fashion dan musik, tapi juga figur publik yang bijak dan kuat menghadapi sorotan dunia.

  • G Dragon
  • Bigbang

Redaktur: Nuraini Andriani

Penulis: Nuraini Andriani

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.