Merasa Diperlakukan Bak Kriminal Berat, Nikita Mirzani Akui Malu Hadapi Perkara Receh Rp4 M
JAKARTA, KUCANTIK.COM - Nama Nikita Mirzani sudah lama identik dengan pemberitaan penuh kontroversi. Namun, dalam kasus hukum yang tengah dihadapinya kali ini, ia mengaku merasakan sesuatu yang berbeda.
Bukan hanya soal proses hukum yang panjang, tetapi juga perlakuan yang menurutnya berlebihan hingga membuatnya merasa malu dan diperlakukan layaknya pelaku kejahatan berat.
Dalam sebuah kesempatan berbicara di hadapan wartawan, Nikita dengan nada emosional menyampaikan bahwa ia seolah-olah sedang menghadapi tuduhan setara dengan pembunuhan, pembunuhan, atau kejahatan besar lain.
"Jangan terlalu digimanain gitu kasus ini, saya malu gitu ngurusin kasus Rp4 M sampe satu Indonesia gaduh, polisi semua udah kaya kasus pembunuhan, mafia narkoba atau bandar judol, rasanya seperti itu, agak memalukan gitu kasus ini," ujarnya dikutip dari laman Instagram @gosip_danu, Kamis, 14 Agustus 2025.
Rasa malu itu muncul karena ia merasa tidak seharusnya seorang tersangka kasus seperti dirinya diperlakukan dengan tingkat pengamanan dan stigma yang begitu tinggi.
Meski ia paham bahwa setiap proses hukum memiliki prosedur, Nikita beranggapan ada batas wajar dalam memperlakukan seseorang yang belum terbukti bersalah.
Selain malu, Nikita juga mengekspresikan rasa sedih yang mendalam. Sejak penahanannya, ia tidak bisa bertemu langsung dengan ketiga anaknya.
Kondisi itu membuatnya merasa seperti sedang menjalani hukuman yang jauh lebih berat daripada sekadar menunggu proses sidang.
Ia khawatir anak-anaknya ikut menjadi korban stigma, mendapatkan perlakuan berbeda di lingkungan mereka hanya karena status hukum sang ibu.
Kasus yang menyeret Nikita berawal dari dugaan pemerasan terhadap seorang pengusaha kecantikan. Meski ia membantah tuduhan tersebut, proses hukum berjalan cepat hingga dirinya ditahan.
Rekomendasi juga buat kamu:
Dalam pandangan Nikita, dakwaan yang diarahkan padanya terlalu dipaksakan dan tidak mencerminkan fakta yang sebenarnya. Hal ini pula yang membuatnya merasa diperlakukan secara tidak adil.
Fenomena seperti ini bukan hanya soal Nikita sebagai individu, tetapi juga menyentuh aspek lebih luas, bagaimana masyarakat dan media memandang seseorang yang sedang berperkara hukum. Prinsip praduga tak bersalah sering kali tenggelam di tengah pemberitaan sensasional.
Begitu status tersangka diumumkan, sebagian orang langsung menilai seseorang sebagai bersalah, tanpa menunggu proses pembuktian di pengadilan.
Bagi Nikita, perasaan dipermalukan ini bukan sekadar akibat tuduhan hukum, tetapi juga dari sorotan publik yang terus-menerus.
Ia merasa namanya digiring menjadi simbol kejahatan, padahal proses sidang belum selesai. Dalam pernyataannya, ia meminta semua pihak, baik aparat penegak hukum maupun publik, untuk bersikap lebih objektif dan tidak menghukum secara sosial sebelum ada keputusan final.***
Komentar (0)
Belum ada komentar untuk Merasa Diperlakukan Bak Kriminal Berat, Nikita Mirzani Akui Malu Hadapi Perkara Receh Rp4 M .
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!