Dapat Ancaman dari BLINK, Konten Kreator Leah La Rosa Minta Perlindungan ke Jennie BLACKPINK

Ket. Leah La Rosa dan Jennie BLACKPINK

Doc: Instagram

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Seorang konten kreator asal Amerika, Leah La Rosa, menjadi sorotan usai mengaku menerima ancaman kematian dari sejumlah penggemar BLACKPINK. Hal ini terjadi setelah dirinya terlibat dalam sebuah konten yang menyoroti momen viral salah satu member BLACKPINK, Jennie.

Leah membagikan pengalamannya melalui Instagram dengan mencolek akun Jennie BLACKPINK.

"Jennie, bisakah kamu menjemputku? Aku takut," tulis Leah dalam unggahannya yang mengisyaratkan ketakutan atas reaksi yang ia terima.

Dalam klarifikasinya, Leah menjelaskan bahwa ia sebenarnya hanya dipekerjakan sebagai host untuk satu hari guna mewawancarai orang-orang di jalan mengenai momen musik viral yang tengah ramai dibicarakan di media sosial.

"Saya tidak tahu siapa itu BLACKPINK, tapi saya diberi tahu bahwa Jennie memiliki momen viral di atas panggung dan orang-orang membicarakannya di media sosial," ujarnya.

Leah kemudian diminta untuk menggali opini publik terkait momen tersebut.

"Tugas saya adalah mendapatkan reaksi penggemar di jalan tentang momen viral atau diskusi yang sedang tren di media sosial," sambungnya.

Namun yang membuat situasi menjadi runyam adalah ketika hasil konten tersebut diedit oleh pihak lain. Leah menyatakan bahwa dirinya tidak terlibat dalam proses editing dan tidak mengetahui bahwa video tersebut telah dipublikasikan.

"Saya tidak mengedit paketnya, tidak mengontrol wawancara, klip, atau suara yang digunakan," tegasnya.

"Saya bahkan tidak tahu video itu sudah diposting sampai saya bangun dan menemukan banyak pesan kebencian."

Leah menyayangkan bahwa konten tersebut telah menimbulkan kesalahpahaman besar. Ia merasa dijadikan kambing hitam atas sesuatu yang di luar kendalinya.

"Editan itu tidak mewakili pandangan atau pendapat saya. Saya bahkan tidak teredukasi soal latar belakang BLACKPINK atau fandom-nya," jelas Leah.

Akibat penyebaran video tersebut, Leah mengaku mendapat serangan brutal dari beberapa fans BLACKPINK, termasuk ancaman terhadap dirinya dan orang-orang terdekatnya.

"Saya hanya melakukan pekerjaan yang ditugaskan kepada saya untuk hari itu," ujarnya.

"Hentikan mengirim saya dan keluarga serta teman-teman saya ancaman kematian. Itu perilaku yang sangat aneh."

Leah La Rosa dikenal sebagai kreator konten yang sering membawakan topik dari dunia hiburan dan perfilman. Dalam proyek kali ini, ia ditunjuk sebagai host untuk video yang membahas suasana konser BLACKPINK. Sayangnya, konten tersebut malah memicu polemik besar di antara penggemar K-Pop.

Kasus ini menjadi pengingat bahwa kesalahpahaman di dunia digital, terutama yang melibatkan fandom besar seperti BLACKPINK, bisa berdampak serius secara emosional dan personal bagi pihak yang terlibat.

Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari agensi BLACKPINK maupun pihak produksi konten terkait insiden tersebut.

Kirim
Tulisan Terkait
FAVORIT PEMBACA

TERBARU
PILIHAN